Kamis, 21 November 2019 |

11 Penyakit karena Kelamaan Nonton TV

Jumat, 15 Mei 2015 01:59:21 wib

JAMBIDAILY IPTEK-Beberapa besar orang menggunakan waktunya dengan melihat tv dirumah jika tak ada aktivitas. Ada yang berasumsi bahwa banyak info serta pengetahuan yang bisa didapat dari melihat tv. Namun sebenarnya, terlampau lama melihat monitor kaca malah bisa beresiko jelek pada kesehatan fisik serta mental Anda.

1. Resiko sakit jantung

Berdasar pada analisa data yang dihimpun sepanjang enam th. dengan melibatkan 8. 800 laki-laki serta wanita di Australia (umur 25 yg tidak mempunyai kisah penyakit jantung), peneliti temukan bahwa tiap-tiap satu jam melihat TV bisa bertambah resiko kematian disebabkan serangan jantung sebesar 18 persen serta resiko kematian disebabkan kanker sebesar 9 persen. Ini bermakna bahwa orang yang melihat TV kian lebih empat jam mempunyai 80 persen penambahan resiko kematian disebabkan penyakit kardiovaskuler sepanjang periode saat 6 th. dibanding orang yang melihat kurang dari 2 jam sehari-harinya.

2. Masalah tidur

Terus-terusan melihat TV bisa kurangi kandungan hormon melatonin di otak yang bisa memengaruhi ritme alami badan hingga bikin Anda terbangun lebih lama, tidur tak teratur serta capek. Menyusutnya level melatonin juga sering dihubungkan dengan pubertas awal pada anak wanita.

3. Diabetes

Suatu studi pada wanita yang diterbitkan Journal of American Medical Association th. 2003 tunjukkan, resiko diabetes bertambah sebesar 14 persen pada mereka yang melihat TV sepanjang 2 dalam satu hari. Riset lain juga temukan bahwa pria yang melihat TV kian lebih 40 jam satu minggu, 3 kali lebih berisiko menanggung derita diabetes jenis 2 dari pada pria yang melihat TV kurang dari 1 jam tiap-tiap minggunya.

4. Obesitas

Melihat tv terlalu kerap bikin otot Anda tak bergerak. Bila otot-otot Anda tak aktif dalam periode waktu yang sangatlah lama, bisa mengganggu metabolisme serta mengakibatkan kenaikan berat tubuh.

5. Attention Deficit Disorder (ADD)

ADD yaitu masalah pemusatan perhatian/konsentrasi serta karakter impulsif yang tidak cocok pada usia anak, bahkan juga sebagian anak bisa tunjukkan karakter hiperaktif. Riset di University of Washington Child Health Institute temukan bahwa pada anak umur 3 (tiga) th. yang melihat TV dua jam /hari, 20% berisiko mempunyai permasalahan masalah perhatian pada umur 7 th. dibanding anak-anak tak melihat tv.

6. Penambahan resiko asma

Di Inggris, suatu riset pelajari rutinitas melihat TV kian lebih 3. 000 anak-anak mulai umur bayi hingga 11 th.. Hasil riset menunjukkan bahwa anak-anak yang menggunakan 2 jam atau lebih melihat tv /hari, 2 x lebih berisiko menanggung derita asma.

7. Mindless eating

Beberapa orang tak sadar, bahwa saat melihat tv Anda mempunyai peluang semakin banyak makan dibanding waktu lakukan aktivitas lain.

8. Berikan dampak negatif pada mental

Melihat TV untuk periode waktu lama mempunyai dampak negatif pada perubahan intelektual anak. American Academy of Pediatrics melarang anak-anak di bawah 2 th. untuk melihat TV serta mereferensikan pada anak umur di atas 2 th. tidak untuk melihat TV kian lebih dua jam satu hari.

9. Sakit mata

Melihat tv terlampau banyak jelek untuk mata Anda, terlebih saat melihat tv di ruang gelap. Fokus mata Anda terlampau lama pada salah satu objek bisa bikin mata Anda tegang.

10. Tingkah laku agresif

Anak-anak kecil lebih mungkin saja untuk tunjukkan tingkah laku agresif sesudah lihat acara TV atau film kekerasan. Suatu riset yang melibatkan kian lebih 3. 000 anak umur 3 th. temukan bahwa anak-anak yang terus-terusan melihat TV, dengan cara segera maupun tak, bakal berisiko untuk memamerkan tingkah laku agresif.

11. Kurang sosialisasi

Terus-terusan melihat tv bisa kurangi hubungan sosial Anda dengan rekan serta keluarga. Hal semacam ini bisa mengakibatkan beragam fobia sosial.(*)


Sumber:Vlog

KOMENTAR DISQUS :

Top