Jumat, 13 Desember 2019 |
Peristiwa

225 Haji Dilaporkan Hilang, Ketenangan Masyarakat Terusik

Sabtu, 26 September 2015 11:30:56 wib
Ketua Tim Pengawas Haji DPR, Fahri Hamzah.

JAMBIDAILY PERISTIWA-Ketua Tim Pengawas Haji DPR Fahri Hamzah, mengungkapkan keprihatinan atas kabar hilangnya ratusan jemaah Indonesia pasca tragedi di Mina, Arab Saudi. Pemerintah mengungkapkan adanya total 225 jemaah haji Indonesia yang hilang atau belum teridentifikasi posisi mereka sejak tragedi Mina kemarin.

"Tidak termasuk di dalamnya 3 yang sudah dipastikan wafat dan 6 yang dirawat di rumah sakit," kata Fahri dalam siaran persnya, Jumat, 25 September 2015.

Fahri tak bisa menampik jika berita tersebut membuat suasana dan ketenangan masyarakat Indonesia umumnya dan khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan semakin terusik.

"Fakta ini tidak saja membuat pemerintah Indonesia harus bertindak lebih profesional dan cepat tetapi juga pemerintah Saudi Arabia harus lebih siap dan terbuka dalam mengendalikan dan mengkomunikasikan manajemen jemaah sejak kedatangan sampai kepulangan khususnya di daerah rawan seperti Mina dan sekitarnya," ujar tokoh yang juga Wakil Ketua DPR tersebut.

Setelah fakta itu terungkap, Fahri berpendapat bahwa pemerintah Saudi harus segera mengungkap identitas seluruh korban wafat (717 jamaah). Baik nama, negara dan keterangan lain yang relevan. Kedua, pemerintah Saudi juga perlu mendata segera jemaah yang terluka (863 jemaah) dan masih berada di rumah sakit atau di tempat penampungan lainnya.

Lalu ketiga, pemerintah Indonesia harus segera berkordinasi dengan semua pihak dan bekerja secara proaktif untuk menjelaskan posisi dari 225 nama yang dikabarkan hilang.

"Sebetulnya, tidak terlalu sulit untuk mengecek karena sejak awal database kita cukup lengkap untuk memantau kelompok dan pergerakan kelompok jeamaah berdasarkan kloter, KBIH,  dll," ujar dia.

Fahri berharap agar pemerintah Indonesia secara  maksimal menggunakan waktu dan fasilitas yang ada untuk mencari posisi sisa jemaah kita.

"Tentu, kita berdoa dan  berharap bahwa jamaah kita masih hidup dan berpindah konsentrasi tempat ibadah dan atau tempat tinggal sementara. Semoga tidak lagi terjadi penambahan jumlah korban meninggal dunia atau sakit," demikian Fahri.(Viva.co.id)

KOMENTAR DISQUS :

Top