Jumat, 17 Agustus 2018 |
Pendidikan & Teknologi

Absensi Guru SMP Negeri 8 Muaro Jambi Diduga 'ada Rekayasa' untuk Tunjangan Sertifikasi

Senin, 23 April 2018 18:26:06 wib
ilustrasi/foto: harianriau.co

JAMBIDAILY PENDIDIKAN - Absensi kehadiran guru-guru pengajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kasang Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, diduga 'ada rekayasa' untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi.

Berdasarkan data absensi yang diterima jambidaily.com (Senin, 23/04/2018) Bulan Februari, Maret hingga 19 April 2018 ada satu nama guru yang tidak pernah hadir dengan keterangan izin 100 persen

"Nama tersebut absen atau tidak hadir 100 persen, namun didalam pemberkasan untuk pengajuann tunjangan sertifikasi dia hadir dan tertanda tangan, sementara absensi harian yang ada di sekolah berbeda," Ungkap Sumber yang meminta namanya tidak diketahui publik.

"Sedangkan guru lain, walaupun melaksanakan ibadah Umroh selama 20 hari kehadirannya tidak 100 persen dan tidak menerima tunjangan sertifikasi. Kalau nama tersebut dibuat hadir sementara dia tidak hadir, ada apa,? kok ada perlakuan beda. Tidak hanya saya, guru-guru yang lain juga merasa keberatan," Tambah Sumber.

Jika menilik Permendikbud No 17 Tahun 2016 (dikutip dari laman pnsdanguru.info, diakses pada senin, 23 April 2018, sekira pukul: 18.00 Wib) bahwa guru yang mendapatkan tunjangan profesi ini harus memenuhi beberapa kriteria. Berikut ini adalah beberapa kriteria dan syarat yang harus dipenuhi oleh tenaga pendidik yang ingin mendapatkan tunjangan sertifikasi guru. 

  1. Kriteria syarat mendapatkan tunjangan sertifikasi guru yang pertama adalah guru tersebut merupakan pengawai PNSD yang melakukan pengawasan pada satuan pendidikan dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Guru PNSD yang bertugas pada satuan pendidikan dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terkecuali untuk guru pendidikan agama.
  3. Guru tersebut mempunyai satu atau lebih sertifikat tenaga pendidik yang sudah disertai dengan NRG atau Nomor Registrasi Guru. NRG ini diterbitkan langsung oleh Kemendikbud dan setiap guru hanya mempunyai satu NRG meskipun guru tersebut mempunyai lebih dari satu sertifikat pendidik.
  4. Bekerja untuk satuan pendidikan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008, pasal 17 terkait dengan guru dimulai dari tahun pelajaran periode 2016/2017.
  5. Mempunyai SKTP atau Surat Keputusan Tunjangan Profesi yang dikeluarkan langsung oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  6. Beban tugas dan kerja guru serta pemenuhannya akan ditentukan sesuai dengan kurikulum yang berlaku dalam rombongan belajar di sekolah.
  7. Guru yang mendapatkan tugas tambahan maka pemenuhan beban kerja untuk minimal tatap muka serta tugas tambahannya akan dilaksanakan pada Satminkal atau satuan administrasi pangkalnya.
  8. Guru memiliki beban kerja sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dan maksimal 40 jam tatap muka dalam jangka waktu 1 minggu untuk setiap mata pelajaran yang diajarkan berdasarkan sertifikat pendidik yang dimiliki.

Terkait laporan tersebut jambidaily.com melakukan konfirmasi terhadap kepala SMP Negeri 8 Muaro Jambi, Ramli,S.Ag. Ramli mengaku sedang sakit dan enggan berbicara banyak.

"Mohon maaf saya sedang sakit, ini saya demam menggigil sejak dari sekolah tadi," Ungkap Ramli saat menjawab telepon, bahkan belum sempat jambidaily.com menanyakan terkait dugaan rekayasa Absensi. 

Hingga berita ini dilansir, Ramli belum menjawab pesan singkat yang coba dikirimkan oleh jambidaily.com.

 


(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top