Minggu, 17 November 2019 |
Peristiwa

Akibat banyak parit tersumbat, banjir rendam Pematang Kolim

Rabu, 23 Agustus 2017 11:01:28 wib
Tampak Wabup Hilal didampingi Camat Pelawan Syamsurijal memantau langsung banjir di Pematang Kolim. Poto:wahid/sarolangunonline.com

JAMBIDAILY PERISTIWA-Intensitas hujan yang terjadi beberapa hari ini membuat masyarakat desa yang menjadi langganan banjir menjadi khawatir. Bahkan sejumlah desa mulai terendam banjir, salah satunya di desa Pematang Kolim kecamatan Pelawan.

Informasi yang didapat, banjir terjadi pada, Selasa pagi (22/08) kemarin sekira pukul 10.00 WIB. Terjadinya banjir kali ini diakibatkan parit pengaliran air banyak yang tersumbat, hingga hujan deras yang terjadi pada Selasa dini hari sekira pukul 04.00 WIB hingga 10.00 WIB, menggenangi badan jalan hingga ke rumah warga. Kondisi ini tentunya akan membuat genangan air terus meningkat apabila hujan terus terjadi.

Wakil Bupati, Hillalatil Badri yang langsung meninjau ke lokasi terjadinya banjiri mengatakan, bahwa banjir di desa Pematang Kolim belum begitu parah. Hanya saja akan bertambah parah apabila hujan terus terjadi, hal ini dikarenakan banyak parit yang tersumbat.

“Saya sudah meninjau kesana, ini karena parit yang banyak tersumbat, hingga air mengenangi rumah warga,” katanya.

Dijelaskannya, pada APBD-P nantinya, Ia akan menganggarkan anggaran untuk cuci parit, agar apabila hujan terjadi keadaan yang terjadi di desa Pematang Kolim tidak terjadi lagi.

“Ini dikarenakan parit banyak yang tersumbat, tidak dibersihkan, Insya Allah, pada APBD Perubahan nanti akan kita anggarkan dana untuk pembersihan parit,” jelasnya.

Lanjut Wabup, meskipun keadaan banjir belum dikatagorikan berbahaya, namun ia telah mengintruksikan kepada Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) kabupaten Sarolangun untuk terus memantau keadaan banjir, tidak hanya di desa Pematang Kolim, tetapi setiap desa yang dikatagorikan rawan banjir.

“Desa-desa yang rawan banjir akan terus kita pantau, saya sudah intruksikan kepada kepala BPBD untuk terus memantau keadaan banjir, baik didesa pematang kolim maupun desa lainnya,” pungkasnya.

 

 

Sumber: sarolangunonline.com
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top