Kamis, 21 November 2019 |
Ekonomi

Antisipasi Paceklik, Tanjabtim dapat Bantuan dari Pusat 2,5 Ton Stimulan Gabah

Selasa, 01 Mei 2018 20:20:54 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Dalam pengembangan lumbung pangan masyarakat desa, Pemerintah Pusat memberikan bantuan stimulan gabah 2,5 ton dari dana APBN untuk masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Bantuan itu diberikan untuk antisipasi terjadinya paceklik dan saat terjadinya bencana banjir.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanjabtim, Idris mengatakan, stimulan gabah 2,5 ton tersebut akan diisi di lumbung pangan Kecamatan Nipah Panjang dan Rantau Rasau.

"Lumbung pangan itu dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) yang ada di kecamatan itu sendiri," sebutnya belum lama ini.

Selain bantuan dari dana APBN, lumbung pangan di Tanjabtim juga mendapatkan bantuan dari dana APBD Tanjabtim.

"Dana APBD itu untuk Dua lumbung pangan," ungkapnya.

Dari hasil pantauan pihaknya, lumbung pangan yang ada di Kecamatan Nipah Panjang dan Rantau Rasau mengalami perkembangan. Ada sekitar 40 ton lebih gabah di Kecamatan Rantau Rasau dan 70 ton di Kecamatan Nipah Panjang.

"Lumbung pangan itu bisa untuk menyimpan gabah dan beras," urainya.

Dijelaskannya, lumbung pangan berguna untuk menjaga kualitas ketahanan pangan dan juga untuk stok pangan. Kalau gabah disimpan dengan batas waktu Satu tahun, tapi kalau beras hanya Tiga bulan.

"Jika dalam Tiga hari stok beras belum juga habis, maka akan disalurkan ke Poktan pengelola lumbung pangan tersebut. Misalnya 100 Kg disalurkan Poktan tersebut, nanti dikembalikan 110 Kg," terangnya.

Untuk diketahui, selain tempat penyimpanan gabah dan beras, lumbung pangan itu juga bisa menyimpan stok pangan yang lainnya, seperti jagung, kedele, minyak sayur, tepung terigu dan lain-lain.(*)

 

 

Penulis : Hendri R

Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top