Minggu, 25 Agustus 2019 |
Ekonomi

BI Jambi: Inflasi pada Ramadhan 1440 H/2019 Terjaga

Rabu, 12 Juni 2019 19:13:45 wib
foto: Ilustrasi/google.co.id

JAMBIDAILY EKONOMI- Meski terjadi lonjakan pembelian kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1440 H/2019, namun kondisi inflasi di Provinsi Jambi masih terjaga.

Demikian sebagaimana rilis resmi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi kepada jambidaly.com, Rabu (12/06/2019).

Disebutkannya, pada bulan Mei 2019, perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Jambi mengalami inflasi 0,38% (mtm) dan Kabupaten Bungo juga tercatat inflasi sebesar 1,60% (mtm).

Sehingga secara total, Provinsi Jambi mengalami inflasi sebesar 0,50% (mtm) atau secara tahunan mengalami inflasi 2,89% (yoy). Perkembangan inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan April 2019 yang tercatat inflasi sebesar 0,60% (mtm). Secara tahun kalender (Januari-Mei), laju inflasi Provinsi Jambi tercatat inflasi sebesar 0,72% (ytd).

Inflasi Provinsi Jambi pada Mei 2019 tambah BI Jambi,  terutama didorong oleh kelompok bahan makanan menyusul tingginya permintaan pada periode Ramadhan dan menjelang Idulfitri 1440 H. Meningkatnya pendapatan masyarakat melalui THR juga mendorong konsumsi barang-barang dari kelompok inti.

"Namun demikian, kelompok administered price mengalami deflasi pada periode laporan menyusul kebijakan pemerintah untuk menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat sehingga mampu menekan laju inflasi kelompok ini."

"Namun komoditas angkutan darat tetap mengalami kenaikan seiring dengan tingginya permintaan menjelang Idul Fitri."

Inflasi di Kota Jambi, komoditas penyumbang inflasi terbesar pada Mei 2019 adalah: cabai merah (inflasi 19,75% mtm dengan andil 0,14%), bawang putih (inflasi 27,05% mtm dengan andil 0,09%), daging ayam ras (inflasi 4,93% mtm dengan andil 0,06%), dan angkutan antar kota (inflasi 8,87% mtm dengan andil 0,05%).

Meningkatnya harga komoditas bumbu-bumbuan terutama disebabkan mulai berkurangnya pasokan pasca berakhirnya masa panen raya di beberapa daerah sentra produksi cabai merah terutama di Pulau Jawa.

"Tingginya harga bawang putih menyusul terjadinya kelangkaan pasokan pasca terhambatnya izin impor dan membutuhkan beberapa waktu hingga didistribusikan ke daerah Jambi," sambung BI Jambi.

Sementara untuk daging ayam ras, kenaikan harga daging ayam ras disebabkan tingginya permintaan. Selanjutnya, penurunan tarif angkutan udara disebabkan oleh penyesuaian Tarif Batas Atas (TBA) maskapai penerbangan yang diturunkan sebesar 12%-16% sesuai rute penerbangan.

Sedangkan komoditas penyumbang inflasi terbesar di Kabupaten Bungo adalah: jeruk (inflasi 45,05% mtm dengan andil 0,30%), cabe merah (inflasi 27,55% mtm dengan andil 0,19%), jengkol (inflasi 43,54% mtm dengan andil 0,18%) dan nila (inflasi 12,22% mtm dengan andil 0,17%).

"Mempertimbangkan kondisi terkini serta kebijakan pemerintah maupun pelaku usaha, laju inflasi Juni 2019 diperkirakan berada pada kisaran 0,23% - 0,63% (mtm). Sumber tekanan inflasi terutama masih berasal dari komoditas bahan pangan disebabkan masih terbatasnya pasokan sesuai pola musimannya serta tingginya permintaan pada periode Idul Fitri."

"Selain itu, tarif angkutan udara khususnya kategori Low Cost Carrier (LCC) juga terpantau mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya."

Sumber    : Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi/Sinarjambi.com

Editor       : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top