Jumat, 23 Agustus 2019 |
Peristiwa

Ditemukan Positif HIV/AIDS, Camat Pasar Kota Jambi Gencar Memburu 'Penjaja Malam'

Minggu, 21 Juli 2019 13:07:35 wib
Saat pemeriksaan Kost di Kawasan Makalam koat Jambi/Foto: HendryNoesae/Jambidaily.com

JAMBIDAILY PERISTIWA - Kawasan pasar kota Jambi beberapa pekan terkahir melakukan giat penertiban para 'penjaja malam' karena resahnya masyarakat akan keberadaan wanita tuna susila (WTS) dan waria diduga Pekerja Seks Komersil (PSK) yang kian menampakan eksistensinya.

Sabtu (20/07/2019) malam, Camat Pasar bersama jajaran, Kelurahan Beringin Pasar dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, kembali lakukan penyisiran sudut-sudut pasar yang ditenggarai bebasnya bertransaksi bisnis syahwat.

Tim Gabungan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib), awalnya menyusuri beberapa kost, memeriksa identitas diri dan kemungkinan pasangan tanpa status yang jelas. Jika ditemukan sedang berada di kamar bukan suami istri dan Identitas Trantib langsung menggelandang ke kantor Lurah di Jalan Husni Thamrin.

Benar saja, ditemukan penghuni tanpa Identitas diri di beberapa kost dengan berbagai alasan, mulai dari lupa meletakan, tertinggal di daerah asalnya hingga ada juga penghuni Kost yang tidak kenal Ketua RT bahkan belum melapor. Hal itu memantik pertanyaan Camat, Mustari Affandi.

"Kalian apakah kenal siapa ketua RT, orangnya yang mana dan namanya siapa. Warga negara yang baik, jika anda baru atau berada di suatu tempat laporkan keberadaan anda kepada ketua RT," Tegas Mustari Affandi kepada penghuni Kost di kawasan Terminal Rawasari.

Setelah menyisiri beberapa kost, jambidaily.com mengikuti Tim Trantib juga secara terpisah melakukan tangkap langsung pada orang yang diduga WTS saat sedang berada di kawasan pasar juga termasuk remaja perempuan karena di waktu yang bukan dalam batasan sewajarnya.

Menariknya satu perempuan, dikecoh petugas yang berpura-pura sedang mendekatinya di kawasan Simpang Sado, saat didatangi petugas dia berkilah menunggu suami menjemput dan mengaku sedang hamil. Petugas tidak menerima begitu saja dan langsung diangkut ke kantor lurah. Saat diintrogasi lebih lanjut perempuan itu memberikan jawaban yang berbelit-belit.

Semua yang diamankan oleh Petugas dilakukan pemeriksaan Darah, Identifikasi kemungkinan tertular Human Immunodeficiency Virus atau biasa disingkat HIV adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

"Giat malam ini menindak lanjuti laporan dari masyarakat, khususnya di kost-kostan, kita menemukan dua pasang dan selebihnya ada 5 pasang yang diduga PSK kita lakukan pendataan dan nanti kita serahkan pada dinas sosial. Giat kita beberapa malam ini semoga menjadi pembelajaran dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat terutama pasar Jambi," Terang Mustari Affandi, seusai giat, Minggu (21/07/2019) dinihari.

Disamping itu, Mustari Affandi tidak hanya menyasar penghuni namun pemilik juga, terkait perizinan operasional kost dengan harapan dapat memberikan masukan pendapatan asli daerah (PAD).

"Selain identitas diri, Alhamdulillah yang tadi mayoritas memilikinya. Lalu juga kita mengecek perizinan untuk kegiatan ini kita menghimbau agar pemilik mengurus jika belum, sehingga dapat memberikan PAD," Ujarnya.

Terkait pemeriksaan HIV AIDS, Camat menerangkan sifatnya rahasia dan gratis tanpa dipungut biaya apapun bekerjasama dengan Puskesmas Koni kawasan Sulanjana, jika terdeteksi positif maka akan dilakukan pembinaan.

"Kami juga melakukan kerja sama dengan puskesmas Koni, dan ini sifatnya rahasia apabila nanti memang ada yang positif nanti akan ada jaringan dari swadaya masyarakat melakukan penjangkauan untuk melakukan pembinaan. Test HIV gratis, memang ada beberapa hari yang lalu satu orang kita temukan positif HIV AIDS stadium I dan sudah dilakukan penjangkauan oleh Puskesmas Koni, namun saya tidak akan menyampaikan siapa karena kerahasiaan tetap kita jaga," Pungkasnya.

 

(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top