Selasa, 22 Oktober 2019 |
Hukum

Diwarnai Aksi Dramatis, BNN Berhasil Amankan Sabu 52Kg dan 23Ribu Ekstasi

Minggu, 19 Mei 2019 19:42:01 wib

JAMBIDAILY HUKUM - Berdasarkan informasi masyarakat, tim yang dipimpin BNN RI melakukan penyelidikan tentang adanya transaksi serah terima narkotika jenis sabu oleh 3 orang tersangka di wilayah Dumai Riau (Jum'at, 17/5/2019).

Berdasarkan rilis dari Biro Humas BNN (Minggu, 19/05/2019), Dalam pengejaran ketiga tersangka yang mengendarai mobil fortuner dengan kecepatan tinggi, tim bekerja sama dengan salah seorang sopir truk untuk menghalangi mobil fortuner yang dikendarai 3 tersangka tersebut.

"Melihat truk fuso yang menghalangi laju kendaraan ketiga tersangka, sopir mobil fortuner tersebut memundurkan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Petugas sempat melakukan tembakan peringatan kearah mobil 3 tersangka yang tetap bergerak mundur dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak mobil yang dikendarai petugas lainnya," Jelas keterangan tertulis yang disampaikan Kepala Biro Humas Badan Narkotika Nasional (Karo Humas BNN), Kombes Pol Sulistyo Pudjo.

Dalam kejadian tabrakan tersebut, dua orang tersangka mengalami luka tembak di kaki dan 1 orang tersangka selamat. Petugas berhasil meringkus ketiga tersangka dan mengamankan kendaraan serta barang bukti sekitar pukul 04:00 WIB. Dan dari ketiga tersangka, diperoleh informasi ada pelaku lain yang mengendalikan transaksi tersebut.

Berbekal informasi tersebut, tim melakukan pengejaran terhadap dalang pengendali transaksi tersebut. Pukul 11.45 WIB, tim berhasil mengamankan RAD di sekitar Jalan Lintas Duri – Dumai, Riau. Dan keempat tersangka diamankan sementara di kantor BNK Dumai.

"Dari tersangka RAD, diperoleh informasi pelaku/tersangka lain dalam sindikat tersebut. Tersangka LAN, menurut RAD tinggal di kota Duri. Tim mencoba melakukan pengejaran namun tidak berhasil. Dan pada 18 Mei 2019, tim mendapat informasi bahwa tersangka LAN melarikan diri ke pedalaman Sontang, Riau dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," Tutur Karo Humas.

Maka untuk Penyidikan lebih lanjut, tersangka RP, HS, IK dan RAD akan dibawa ke BNN Jakarta beserta barang bukti sebagai berikut: Satu unit mobil fortuner; Satu unit mobil avanza; Beberapa telepon genggam; Beberapa kartu identitas tersangka.

Lalu, 50 bungkus / 52kg diduga Narkotika jenis Methamphetamine (sabu) yang dikemas dalam bungkusan teh merk Guanyinwang dan beberapa kemasan dengan simbol Kaisar Bintang Lima.

Kemudian +/- 23 ribu butir pil diduga Narkotika jenis Ekstasi yang terdiri dari 3 tipe: berwarna hijau dan berbentuk katak; berwarna biru dan bertuliskan ‘Lego’; serta berwarna hijau kekuningan dan berbentuk “Minion”.

 

(Jambidaily.com/Rilis Humas BNN)

KOMENTAR DISQUS :

Top