Rabu, 23 Oktober 2019 |
Hukum

Door...!!! Tiga Komplotan Rampok Uang PT EWF Ditembak Polisi

Sabtu, 03 Agustus 2019 12:30:44 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Polres Kabupaten Tanjung Jabung Timur meringkus tiga orang komplotan perampok uang PT EWF yang dibawa  karyawan juru bayar pada Senin (29/7/2019) lalu di Kecamatan Geragai. Karena mencoba melarikan diri ketiganya terpaksa dilumpuhkan dengan dihadiahi timah panas pada bagian kaki pelaku.

Dalam aksinya para pelaku berhasil menggasak uang 41 juta rupiah dan HP korban. Hanya dalam hitungan dua hari, para aktor-aktor perampokan karyawan perusahaan kelapa sawit PT EWF ini ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan polisi ketiga komplotan perampokan yang masing masing berinisial BH,FJ dan HE itu diketahui telah merencanakan aksi kejahatannya sehari sebelum kejadian.

Pelaku BH ternyata merupakan eks atau mantan karyawan PT EWF yang mengetahui kapan waktu uang gaji karyawan PT EWF diambil korban.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Agus Desri Sandi mengatakan modus yang dilakukan pelaku perampokan mencegat korban dengan menggunakan tali, setelah korban dijerat tali pelaku langsung memukulkan kayu broti kearah kepala korban.

"Adapun yang menjadi otak pelaku adalah pelaku BH, sementara pelaku FJ dan HE hanya diajak oleh pelaku BH,"kata Agus jumat (2/8/2019).

Dalam aksinya terang Agus, ketiga pelaku berbagi tugas yaitu pelaku FJ bertugas menjerat menarik tali sewaktu korban melintas dijalan yang sudah memang diketahui pelaku. Sedangkan pelaku BH dan HE bertugas memukuli korban dengan kayu broti saat korban terjatuh karna terjerat tali pelaku.

Setelah dibekuk, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor, satu unit handphone, satu batang kayu Broti dengan panjang 1,3 meter dan uang tunai sisa perampokan sebesar 3 juta 7 ratus 55 ribu rupiah.

"Pelaku BH mengaku uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk berfoya foya,"jelasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 12 tahun.

 

Penulis: Hendri Rosta
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top