Rabu, 23 Oktober 2019 |
Ekonomi

DPRD Belum Setujui Rencana Pembangunan Jembatan Nipah-Sadu

Jumat, 02 Agustus 2019 23:20:19 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini belum dapat menyetujui rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Nipah Panjang dan Kecamatan Sadu dengan sistem tahun jamak yaitu 2020-2021.

Hal itu mengingat sampai dengan saat ini belum adanya kepastian dari Pemerintah Provinsi Jambi, terkait bantuan keuangan yang akan dikucurkan Pemprov dalam rencana pembangunan jembatan tersebut.

Selain itu, hingga saat ini aturan dan ketentuan yang menjadi persyaratan dalam perencanaan pembangunan jembatan Nipah Panjang - Sadu belum ada terpenuhi.

"Terkait dengan rencana pembangunan jembatan nipah panjang - Sadu dengan kegiatan tahun jamak, fraksi KDN belum dapat meyetujui sebelum aturan dan ketentuan yang menjadi persyaratan terpenuhi, "kata Ketua Fraksi KDN DPRD Tanjabtim Yudi Hariyanto, EY pada sidang paripurna yang dilaksanakan (1/8/2019) kemarin.

Menurutnya, beberapa pertimbangan juga menjadi dasar Fraksi KDN belum menyetujui rencana pembangunan jembatan tersebut mengingat, kondisi kemampuan keuangan daerah dimana saat ini anggaran belanja tidak lamgsung lebih besar dari anggaran belanja langsung.

"Apalagi belum adanya kepastian tentang bantuan keuangan dari pemprov terkait rencana pembangunan jembatan itu,"sebutnya.

Yudi dalam penyampaian Fraksi juga menyarankan kepada Pemerintah, agar setiap pelaksanaan program kegiatan tetap berpedoman pada rencana kerja yang telah ditetapkan. "Fraksi KDN menyarankan agar setiap pelaksanaan program kegiatan tetap berpedoman pada rencana kerja yang telah ditetapkan guna mendukung visi dan misi pemerintah daerah merakyat,"ujarnya.

Disatu sisi yang sama, Fraksi PDI Perjuangan juga menyarankan agar pembangunan jembatan Nipah Panjang - Sadu dilakukan secara bertahap dan Fraksi PDI Perjuangan dapat menyetujui apabila seluruh peraturan serta ketentuan yang menjadi persyaratan dalam pelaksanaannya sudah terpenuhi.

"Fraksi PDI perjuangan juga menegaskan kembali kepada Pemerintah agar saran dan masukan yang disampaikan oleh Banggar DPRD untuk dapat ditindaklanjuti,"tegas Markhaban.

Menanggapi penyampaian Fraksi-fraksi DPRD, Sekda Kabupaten Tanjabtim Sapril saat dikonfirmasi mengatakan rencana pembangunan jembatan Nipah Panjang - Sadu sudah tertuang dalam RPJM Pemkab Tanjabtim dan ditargetkan pada 2021 konstruksinya sudah selesai terbangun. "Kenapa kita harus menetapkan RPJM kalau kita tidak sanggup untuk mecapainya,"katanya jumat (2/8/2019).

Ia menjelaskan, bahwa rencana pembangunan jembatan Nipah Panjang - Sadu dengab anggaran sebesar Rp 140 an Milyar sudah dilakukan kajian dan dengan perencanaan yang sangat matang sehingga tidak akan berdampak pada program-program prioritas yang lain seperti pembangunan yang menjadi prioritas dua Kecamatan pertahun.

"Prioritas kecamatan tetap kita laksanakan, disamping itu kan ada target target lain yang harus kita capai. Memang kita akui kalau fisik pembangunan jembatan Nipah - Sadu memakan anggaran yang besar,"ungkapnya.

Namun begitu menurutnya dana dalam pembangunan jembatan tersebut, tidak sepenuhnya dibebankan dari anggaran APBD murni Kabupaten Tanjabtim melainkan, ada bantuan dari Pemprov Jambi yang diperkiran sebesar Rp 40 Miliar.

"Kalau gambaran bantuan pemprov sementara ini kalau saya pribadi, kan sudah ada pernyataan dan sudah bikin surat provinsi mau bantu Rp 40 Miliar yang kita tunggulah. Selain itu kita juga akan lobi mana tau kita juga dapat bantuan dana dari pusat,"jelasnya.

Penulis: Hendri Rosta / Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top