Kamis, 18 Juli 2019 |
Politik

DPRD Tanjabtim Gelar Paripurna Dengarkan Nota Pengantar Eksekutif

Senin, 08 Juli 2019 18:00:42 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (8/7/2019) menggelar sidang paripurna tentang mendengarkan penyampaian nota pengantar Eksekutif tentang Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2020, yang dilaksanakan di aula paripurna DPRD Tanjabtim.

Dalam sidang paripurna tersebut Wakil Bupati Tanjabtim, H. Robby Nahliansyah menagatakan, ia sangat menyadari bahwa rapat paripurna yang diselenggarakan ini merupakan suatu sidang yang sangat strategis dalam rangka menentukan arah kebijakan pembangunan daerah dan kehidupan masyarakat Kabupaten Tanjabtim nantinya. 

"Muda-mudahan sidang paripurna ini dapat menjadi ajang mempersatukan visi misi dan tujuan kita bersama dalam menuju Tanjung Jabung Timur "Merakyat" 2021," kata Robby.

Lebih lanjut ia mengatakan, ada beberapa point mendasar yang perlu disampaikan kehadapan anggota Dewan yang terhormat dari dokumen rancangan kebijakan umum APBD dan prioritas serta plafon anggaran sementara tahun anggaran 2020 yaitu asumsi kebijakan umum anggaran, kebijakan pembangunan, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah.

Asumsi kebijakan umum anggaran tahun 2020, dari sisi pendapatan daerah diprediksi mengalami peningkatan pada pendapatan asli daerah, yang bersumber dari pajak. Peningkatan diasumsikan dengan peningkatan hasil rill ekonomi masyarakat sementara, dana perimbangan secara umum diprediksi mengalami penurunan. 

"Hal ini dikerenakan dana alokasi khusus (DAK) belum dimasukan dalam pendapatan dana perimbangan, begitu juga dengan lain-lain pendapatan daerah yang sah diprediksi mengalami penurunan,"sebutnya.

Sedangkan arah kebijakan pembangunan, dalam perubahan RPJMD Kabupaten Tanjabtim tahun 2016-2021 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang terlihat dari pengurangan penduduk miskin dan pengurangan jumlah pengangguran melalui program yang terkait langsung kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, mempertajam fokus pembangunan daerah yang berkeadilan melalui pengurangan kesenjangan pendapatan antar golongan masyarakat, pengurangan ketimpangan pembangunan antar daerah, dan peningkatan kesejahtraan keluarga melalui program pengendalian penduduk dan partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan daerah.

Selanjutnya, arah kebijakan dan sasaran program prioritas pembangunan tahun 2020 yaitu, peningkatan infrastruktur dasar yang dapat terlihat jelas dan dinikmati langsung oleh masyarakat melalui program pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan, jaringan irirgasi, operasional alat berat uptd pu, jalan lingkungan, serta sarana dan prasarana air bersih.

Sebagai upaya meningkatkan perekonomian wilayah Kecamatan Sadu dan pencapaian RPJMD Kabupaten Tanjabtim tahun 2016-2021, akan diajukan penganggaran kegiatan tahun jamak untuk pembangunan jembatan Nipah - Sadu pada tahun anggaran 2020-2021. Berdasarkan Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2020, penganggaran kegiatan tahun jamak berdasarkan atas persetujuan DPRD yang dituangkan dalam nota kesepakatan bersama antara Kepala Daerah dan DPRD yang ditandatangani bersamaan dengan penadatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS tahun 2020.

Sementara, rencana pendapatan daerah yang dicantumkan dalam kebijakan umum APBD dan prioritas plafon anggaran sementara secara keseluruhan sebesar Rp 1.013.985.697.823,52 (Satu Trilyun Tiga Belas Milyar Sembilan Ratus Delapan Puluh Lima Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Tiga Koma Lima Dua Rupiah). Sedangkan sumber pendapatan asli daerah yang bersumber dari, pajak daerah, restribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan, dan lain - lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 50.067. 141. 039,00 (Lima Puluh Milyar Enam Puluh Tujuh Juta Seratus Empat Puluh Satu Ribu Tiga Puluh Sembilan Rupiah).

Kebijakan belanja daerah, dalam rancangan kebijakan umum APBD dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara tahun 2020 meliputi, belanja langsung dan belanja tidak langsung. Prioritas belanja ditujukan kepada program-program untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahtraan di Kabupaten Tanjabtim serta meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sumber daya alam yang lestari. Untuk jumlah keselurahan anggaran belanja daerah tahun 2020 yang termuat dalam KUA PPAS sebesar Rp 1.065.332.197.823,52 (Satu Trilyun Enam Puluh Lima Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Dua Juta Seratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Tiga Koma Lima Dua Rupiah.

Sementara, penerimaan pembiayaan daerah merupakan sumber penerimaan yang berasal dari silpa tahun sebelumnya yang ditergetkan sebesar Rp 54.364.500.000,00 (Lima Puluh Empat Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Sedangkan pembiayaan pengeluaran daerah, tahun 2020 digunakan untuk penyertaan modal investasi kepada Bank 9 Jambi sebesar Rp 3.000.000.000,00 (Tiga Milyar Rupiah). 

"Rincian lengkap telah terangkum dalam dokumen rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2020 yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan nota pengantar ini," ujar Robby.

"Saya juga menginruksikan kepada seluruh kepala OPD agar berperan aktif dalam setiap tahapan pembahasan bersama banggar DPRD sehingga diperoleh hasil yang optimal," tegasnya. 


Penulis: Hendri Rosta
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top