Selasa, 19 November 2019 |
Ekonomi

Fachrori Harap Sinergi Pemberdayaan Berkelanjutan Tingkatkan Penghidupan SAD

Senin, 14 Oktober 2019 21:00:34 wib
JAMBIDAILY SAROLANGUN - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum berharap agar sinergi pemberdayaan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta bagi Suku Anak Dalam (SAD) bisa benar-benar meningkatkan penghidupan SAD. Harapan tersebut dikemukakannya dalam Peresmian Lokasi Etalase Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) Suku Anak Dalam oleh Menteri Sosial Dr.Gumiwang Kartasasmita dengan tema "Sinergi Program Pemberdayaan Masyarakat Industri Hulu Migas" di lokasi P. Bahana Karya Semesta Dusun Pematang Kulim Desa Gurun Tuo Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun, Senin (14/10/19).

Menteri Sosial (Mensos) menyatakan pentingnya program PKAT Suku Anak Dalam guna peningkatan taraf kehidupan yang lebih baik dengan tetap mempertahankan kearifan lokal masyarakat (SAD) menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pembangunan. "Etalase pemberdayaan tidak hanya pada pembangunan fisik, ekonomi, mata pencaharian tetapi juga mendayagunakan kearifan lokal Suku Anak Dalam," ujar Mensos.

Mensos mengharapkan dengan program pemberdayaan bagi Suku Anak Dalam bisa mewujudkan perubahan sikap mereka dalam melihat perkembangan dunia luar, serta terus mendorong upaya mereka meraih penghidupan yang lebih baik dan layak. "Perubahan dalam sikap, perilaku dan mampu menilai yang datang dari luar diri atau komunitas mereka secara bijak," lanjut Mensos.

Mensos menjelaskan, dunia yang semakin terbuka dengan segala kecanggihan teknologi komunikasi menuntut manusia masuk kedalam perubahan yang lebih cepat, tidak boleh tertutup terhadap informasi kemajuan. "Harus berani menghadapi tantangan akibat keterbukaaan dapat disebut sebagai kelenturan budaya dimana manusia bisa membuka ruang interaksi pada masyarakat luar yang memerlukan dukungan dan tindak lanjut dari berbagai pihak bersinergi. Ada 2.000 KK SAD yang masih harus mendapat perhatian, d isini sudah mendapat NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan bantuan hanya bisa diberikan bagi warga yang sudah punya NIK," jelas Mensos.

Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum mengucapkan terima kasih atas perhatian berbagai pihak secara bersama memberdayakan SAD, dengan harapan adanya peningkatan kualitas dan taraf hidup warga SAD. "Kualitas hidup dan kehidupan mereka dapat terus meningkat melalui program pembangunan yang dibuat tepat guna dan tepat sasaran untuk 5.228 KK SAD yang menyebar di 5 kabupaten," ungkap Fachrori.

Fachrori menerangkan, 2.227 KK SAD sudah memiliki Nomor Induk Kependudukan E KTP tentunya mengharapkan Mensos berkenan selalu memberi bantuan melalui program pemberdayaan secara ekonomi dan layanan dasar yang dapat terpenuhi secara layak. "Sarana air bersih dan MCK komunal, pusat belajar dan bermain SAD, perhatian penghidupan berkelanjutan, mata pencaharian alternatif di KAT Sungai Surian, Punti Kayu Bukit Suban, Pematang Kulim, Pulau Lintang," harap Gubernur Jambi.

Fachrori mengajak semua pihak berkontribusi dalam upaya pemberdayaan SAD dalam sektor pendidikan, kesehatan, sanitasi, perumahan, teknologi tepat guna, maupun program pemberdayaan secara berkelanjutan. "Semoga segala upaya yang dilakukan dapat mewujudkan pembangunan yang berkeadilan," tutup Gubernur Jambi.

Wakil Bupati Sarolangun, H.Hilallatil Badri menyambut baik kunjungan Mensos yang memberi dukungan dan bantuan kepada Komunitas Adat Terpencil Suku Anak Dalam yang mendiami Dusun Pematang Kulim Desa Gurun Tuo Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun. "Semoga bantuan bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan hidup SAD," ungkap Wabup Sarolangun.

Hilallatil Badri menyampaikan, Kabupaten Sarolangun terbagi 10 kecamatan, 149 desa, 9 kelurahan dengan 295.985 jiwa mengharapkan bantuan yang diberikan merupakan program berkelanjutan terutama bagi 605 KK (SAD) atau 2.205 jiwa, 0,76 persen yang tersebar di 6 kecamatan dimana 466 KK/1.649 Jiwa, 75 persen SAD sudah mendapat perhatian dari berbagai pihak yang peduli KAT. "Semoga program berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan, mempercepat pembangunan dan pemberdayaan SAD yang mana pembinaan SAD sering terkendala pada akses jangkauan pendidikan dan kesehatan," ungkap Wabup Sarolangun.

Bantuan yang diberikan berupa: Sinergi program pemberdayaan KAT & PPM SKK Migas Petrochina Rp.1.233.981.000,- Solar Lantern dari Columbia (retailer), bantuan paket sembako dari Kemsos. (Raihan/edit: Mustar, foto: Adi, video: Said Usman/Humas Pemprov Jambi).

KOMENTAR DISQUS :

Top