Jumat, 06 Desember 2019 |
Nasional

Fachrori: Pemprov Jambi Berkomitmen Berantas PETI

Rabu, 13 November 2019 07:41:56 wib

JAMBIDAILY JAKARTA - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen dan sangat serius dalam upaya memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), karena kegiatan PETI mengakibatkan kerusakan ekosistem dan berdampak buruk terhadap kesehatan. Hal tersebut disampaikan Fachrori pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kerusakan Ekosistem Akibat Penambangan di Sungai Batanghari, yang berlangsung di Ruang Rapat Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa (12/11).
 
"PETI di Provinsi Jambi banyak terdapat di Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo, khususnya daerah pinggiran sungai, dengan berbagai cara yaitu, dengan cara mendulang, menggunakan mesin dompeng, dan menggunakan alat berat," ujar Fachrori.
 
"Dampak negatif dari PETI ini sangat merugikan bagi masyarakat, untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi sangat serius dalam melakukan pemberantasan PETI di Provinsi Jambi," tambah Fachrori.
 
Fachrori mengemukakan, bentuk upaya nyata Pemerintah Provinsi Jambi dalam melakukan pemberantasan PETI adalah membentuk tim terpadu/satuan pencegahan, pemberantasan dan, rehabilitasi lahan pada kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melalui Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 1235/KEP.GUB/ESDM-4.2/X/2019 tanggal 30 Oktober 2019. Pemerintah Provinsi Jambi juga melakukan sosialisasi kepada para camat dan tokoh masyarakat, terkait dampak negatif akibat PETI.
 
"Penggunaan logam berat merkuri sangat mengancam ekosistem di sepanjang aliran Sungai Batanghari karena adanya PETI, serta mengancam kesehatan masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai. Jadi, kita menerbitkan SK Gubernur sebagai bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Jambi dalam memberantas PETI," kata Fachrori.
 
Fachrori menjelaskan, dampak negatif kegiatan PETI ini banyak sekali, antara lain adalah penggunaan air raksa yang melebihi baku mutu dapat membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Batanghari, mulai dari hulu sampai dengan hilir.
 
"Dampak lainnya adalah rusaknya ekosistem lingkungan, kerusakan lingkungan hidup dapat memicu lahan subur berubah menjadi lahan kering dan tandus. Kerusakan juga terjadi di lingkungan darat, kawasan hutan, aliran badan sungai, daerah aliran sungai, wilayah sungai serta mengganggu jalur transportasi sungai," jelas Fachrori.
 
"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi sangat berkomitmen memberantas PETI ini, kita juga telah melakukan pendataan terhadap kegiatan PETI yang berada di Provinsi Jambi dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum," tambah Fachrori.
 
Terkait penggunaan merkuri pada proses penambangan, Pemerintah Provinsi Jambi telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Jambi Nomor: 540.1735/INGUB/DESDM-3.2/VI/2017 tanggal 10 Juli 2017 tentang Pelarangan Penggunaan Merkuri Pada Penambangan Emas.
 
Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, BNPB memiliki kewenangan penuh untuk berbagai upaya terhadap bahaya-bahaya terkait bencana yang akan terjadi. "Jadi, kita pada prinsipnya membantu untuk mencarikan solusi dalam mencegah dan mengatasi sebuah bencana," kata Doni.
 
"Kita akan menampung seluruh permasalahan yang ada karena membutuhkan waktu dalam menemukan solusi, harus adanya sinergitas yang baik dalam menyelesaikan permasalahan. Kita akan membuat nota pengantar terkait permasalahan Sungai Batanghari yang nanti akan ditandatangani oleh seluruh kepala daerah terkait, selanjutnya akan diajukan kepada Bapak Presiden," tambah Doni.
 
Doni menerangkan, permasalahan Sungai Batanghari ini bisa diatasi bersama dengan cara, adanya penguatan program, keterpaduan antar pemangku kepentingan, integrasi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pencegahan dan penegakan hukum secara terpadu, dan keterlibatan masyarakat.
 
Dalam Rakor ini, Wakil Gubernur Sumatera Barat beserta bupati yang daerahnya dilewati aliran Sungai Batanghari juga memaparkan dampak PETI yang terjadi di  sepanjang Sungai Batanghari. Dari Provinsi Jambi, Bupati Bungo, Wakil Bupati Muaro Jambi dan Wakil Bupati Tanjung Jagung Timur juga memaparkan dampak PETI, serta Danrem 042 Garuda Putih juga turut memaparkan langkah langkah dalam mencegah dan mengatasi PETI. (Richi/edit: Mustar/Humas Pemprov Jambi)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top