Jumat, 24 Januari 2020 |
Hukum

Gara-gara Postingan di FB, Oknum Anggota Dewan Provinsi Jambi "Dipolisikan"

Senin, 25 Januari 2016 10:41:44 wib
Ketua LSM YLCKI Perlihatkan Bukti Laporannya

JAMBIDAILY HUKUM-Diduga karena memposting tulisan yang mencemarkan nama baik disertai meng-upload foto, Anggota DPRD Provinsi Jambi asal Merangin A Salam dilaporkan ke Polisi oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI).

Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga ketika ditanya terkait dilaporkan anggota DPRD Provinsi Jambi tersebut, membenarkan, laporan tersebut.

"Memang ada, kita akan dalami kasus tersebut, kita akan panggil para saksi lebih dulu, untuk minta keterangan,"papar Kapolres, Minggu siang (24/01) kepada awak media.

Usai mengambil keterangan saksi tersebut,  pihaknya,  akan menindak lanjuti dengan tahapan selajutnya. Yang jelas diikuti proses yang ada dulu.
 
" Tetap kita proses, sesuai aturan yang ada. Intinya, kita jalani dulu proses yang ada. Kemudian baru kita masuk ke tahapan selanjutnya,"tegasnya, sembari enggan berkomentar pasal yang akan diterapkan pada anggota dewan A Salam tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun jambidaily.com, persoalan ini diduga dipicu sejak dicuatnya dugaan bagi Anggota DPRD Provinsi Jambi, asal Merangin, A. Salam, sebagai pemasok alat berat untuk aktivitas Pertambangan Tanpa Izin(PETI), di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin, oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), Yuzerman.

Dan pada Rabu (20/01) sekira pukul 22.25, pada akun Facebook milik A Salam, diupload foto Yuzerman disertai dengan tulisan "Ini Manusia Yang Gak Punya Otak, Lempar Batu Sembunyi Tangan."

Usai memposting, yang status pertama, lewat semenit dari waktu awal, akun A Salam,  kembali membuat status dengan baru berbunyi. "Apa Yuzerman Buyung ni. Buynung Manis,  Aku tau siapa dibelakang Kawan."

Tak terima dengan postingan anggota dewan itu, Akhirnya Ketua LSM YLCKI Merangin, Yuzerman, pada Sabtu (23/01) sekira pukul 10.30 WIB, melaporkan secara resmi ke Polisi sebagai korban pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan.

"Sebagai anggota DPRD tidak semestinya demikian, kenapa  dia sangat gamblang memposting, dalam Facebooknya, bahwa saya tidak punya otak, apa maksudnya,"ungkap Yuzerman, kepada sejumlah awak media, sembari memperlihatkan bukti laporanya, Surat Tanda Penerimaan Laporan(STPL), yang dikeluarkan penyidik Polres Merangin,  bernomor18/2016/Res Merangin/ SPKT.

Selain memposting kata-kata memojokkan, dia juga menampilkan foto-foto. Untuk apa menjadi pejabat, sementara  tidak mau dikritik. Siapun yang yang korbanya, pasti tidak terima dengan pelecehan seperti yang dilakukan orang dipercaya untuk duduk di DPRD provinsi.

"Saya rasa, siapapun yang mendapat kata-kata itu juga tidak akan senang,"tegas Yuzerman terkait tindakan hukum yang dilakukannnya.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, anggota DPRD Provinsi Jambi A. Salam, belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi melalui ponsel yang biasa digunakannya bernada aktif namun tidak diangkat.  Begitupun dengan pesan melalui sms tidak direspon.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top