Jumat, 24 Mei 2019 |
Hukum

Illegal Drilling di Desa Pompa Air, Timdu Sebut itu Wilayah Kerja Aktifnya Pertamina

Kamis, 21 Maret 2019 10:01:44 wib
Aktivitas Pengeboran Minyak Ilegal di Desa Pompa Air (Senin, 18/02/2019)/Foto: jambidaily.com/HendryNoesae

JAMBIDAILY HUKUM - Tim Terpadu (Timdu) penertiban Illegal Drilling atau pengeboran minyak Ilegal sesalkan masih terus aktif dan beroperasional di Desa Pompa Air dan Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari.

Salah satu Timdu yaitu Zulfahmi ST, yang notabene juga Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan dan Tak Terbarukan, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi. Dia menerangkan aktivitas tersebut tidak bisa dilegalkan dan pengeboran berada di wilayah kerja aktifnya Pertamina.

“Untuk kasus illegal drilling di Desa Pompa Air, itu tidak bisa dilegalkan karena mereka melakukan pengeboran di wilayah kerja aktifnya PT Pertamina dan sampai saat ini masih melakukan pengeboran di wilayah kerja aktif tersebut,” Kata Zulfahmi, Rabu (20/03/2019) malam.

“Jadi tindakan yang harus dilakukan kalau illegal drilling ini adalah pemberantasan dan penghentian segera. Masyarakat seringkali memaksakan, sumur yang ada sekarang dikategorikan menjadi sumur tua,” Tegasnya menambahkan.

Setiap aktivitas pengeboran Minyak, Menurut Zulfahmi harus merujuk pada syarat dan ketentuan sesuai Peraturan Menteri (Perment) ESDM tentang pengelolaan sumur tua.

“Berdasarkan Perment ESDM No 1 tahun 2008, tentang pengelolaan sumur tua. Syarat sumur tua itu adalah sumur minyak yang di bor dibawah tahun 1970 dan pernah diproduksi. Kalau sumur di Desa Pompa Air itu sekarang, termasuk sumur yang baru dan di wilayah kerja aktif,” Bebernya kepada jambidaily.com.

Terkait dengan permasalahan itu, Timdu dalam penjelasan Zulfahmi akan segera melakukan rapat untuk menyusun rencana kerja.

“Timdu sekarang lagi buat SK (Surat Keputusan-Red) tim terpadu pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi. Dalam bulan ini ditandatangani Gubernur dan kami segera rapat untuk menyusun rencana kerja,” Ungkapnya.

Lantas apakah Desa Pompa Air termasuk Desa Bungku, disinyalir terus beroperasional pengeboran minyak illegal, menjadi prioritas setelah terbitnya SK Timdu,? “Iya Betul,” Pungkasnya singkat.

 

(Hendry Noesae)

 

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top