Jumat, 23 Agustus 2019 |
Ekonomi

Ingat Janjinya Pak....Saat Ini Harga Karet Makin Anjlok, Petani Makin "Terseok"

Senin, 29 Februari 2016 10:04:25 wib
Bupati H Syahirsah menyampaikan visi politik jelang Pilkada lalu bersama petani Desa Ladang Peris (ft.doc jambidaily.com)

JAMBIDAILY EKONOMI-Anjloknya harga karet yang tak kunjung pulih, membuat petani karet Batanghari makin sulit dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya (Terseok-red).

Bagaimana tidak, harga karet Rp 4.800 per kilogram, ditengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Belum lagi dengan menurunnya produktivitas karena cuaca hujan.

“Ya harapan kami tentunya harga karet ini kembali naik lagi. Tapi, mau bagaimana lagi, saat ini kami hanya bisa pasrah dengan kondisi harga karet yang seperti ini. Saat ini kita terpaksa pandai-pandai untuk berhemat,"keluh salah satu petani karet, Mahadi.

Baca Juga : Gadangkan Visi ADIL, Ini Konsep H Syahirsah SY

Begitupun petani lainnya, Irpansyah, mengaku sangat khawatir dengan kondisi perekonomian saat ini, dengan anjloknya harga karet yang belum terlihat tanda-tanda kepulihannya.

“Belum ada tanda-tanda harga karet ini akan naik. Memang sangat mengganggu perekonomian keluarga kami,”tutur warga Kelurahan Bajubang ini.

Dia berharap, Kepemimpinan baru di Batanghari dapat mencari solusi bagi para petani karet yang ada.

Sekedar mengingatkan, dari catatan www.jambidaily.com,  dalam sosialisasi para calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari menjelang Pilkada lalu, isu melindungi petani karet menjadi salah satu program utama.

Termauk janji Politik pasangan H Syahirsah-Hj Sofiah, dalam satu sosialisasinya, akan melakukan terobosan untuk melindungi harga karet petani.(jambidaily.com/RED)

 

Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top