Rabu, 13 November 2019 |
Hukum

Jokowi Dilantik, Aktivis Lingkungan Ingatkan Soal Karhutla-Kabut Asap

Minggu, 20 Oktober 2019 13:30:19 wib
Jokowi di tengah sisa Karhutla. Foto: Setpres

JAMBIDAILY NASIONAL - Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin segera dilantik sebagai presiden dan wakil presiden siang ini. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) di Sumatera Selatan mengingatkan Jokowi soal kebakaran lahan dan kabut asap.

"Hari ini periode kedua Pak Jokowi jadi presiden. Kami ingatkan 2 poin penting, pertama soal agraria dan kedua terkait lingkungan," ujar Direktur Walhi Sumsel, Hairul Sobri, kepada detikcom, Minggu (20/10/2019).

Sebagai aktivis lingkungan, Hairul pun berharap pada periode keduanya ini Jokowi mampu mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan. Sebab, hal ini menjadi salah satu janji Jokowi sejak periode pertama.

"Khusus untuk lingkungan ini masalah karhutla dan kabut asap. Kabut asap ini berawal dari penegakan terhadap hukum lingkungan, kalau penegakan ini timpang maka akan berdampak pada lingkungan," katanya.

"Masalah karhutla selama jadi presiden belum ada penanganan yang berdampak terhadap efek jera dan 5 tahun itu waktu yang cukup lama untuk memahami kondisi di Indonesia. Krisis ekologis dan berdampak pada lingkungan akibat dari kabut asap," katanya.

Dengan begitu, Hairul meminta periode kedua ini serius mengatasi terkait kabut asap. Di mana persoalan kabut asap kini tak dapat dianggap sebagai masalah biasa.

"Lingkungan dan karhutla ini harus jadi poin utama diperhatikan karena udara dan air adalah hak dasar. Kalau dasar sudah dirampas, maka bisa diragukan kemampuan presiden mensejahterakan rakyat," katanya.

Diketahui sebagian wilayah Sumatera Selatan baru saja diselimuti kabut asap akibat kebakatan lahan. Tidak hanya di Sumatera Selatan, kabut asap juga telah menyelimuti wilayah lain di Sumatera dan Kalimantan.


(ras/tor)/detik.com

KOMENTAR DISQUS :

Top