Rabu, 23 Oktober 2019 |
Nasional

Jokowi: Dipikir Saya Tidak Tahu Itu Permainannya Apa?

Rabu, 31 Januari 2018 14:01:28 wib
Presiden Joko Widodo saat membuka raker Kemendag di Istana Negara, Jakarta, Rabu (31/1/2018).(KOMPAS.com/Ihsanuddin)

JAMBIDAILY NASIONAL - Presiden Joko Widodo meminta agar jajarannya mempermudah impor untuk menunjang produksi dalam negeri.

Salah satu cara yang ditekankan Jokowi adalah dengan mempermudah impor bahan baku yang masuk kategori larangan terbatas (lartas).

"Saya sudah sampaikan ke Menko Perekonomian Pak Darmin Nasution, saya minta larangan terbatas dihilangkan, dikurangi," kata Jokowi saat membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Jokowi mengatakan, saat ini Lartas memang sudah dipangkas dari 5000 ke 2200. Namun, ia menilai, jumlah tersebut masih terlalu banyak dan bisa menghambat impor bahan baku.

"Itu kebanyakan. Itu apa sih? Dipikir saya tidak tahu itu buat apa? Permainannya apa?" kata dia.

Jokowi meminta agar Kementerian Perdagangan mengecek setiap pasokan yang ada di daerah.

Sehingga, bisa diketahui wilayah mana saja yang sedang surplus, dan mana yang sedang kekurangan.

Dengan demikian, Kemendag bisa memiliki data mengenai rantai perdagangan guna menjamin ketersediaan pasokan bagi industri.

"Sehingga suplai pasar terjaga juga menjamin ketersediaan industri. Jangan buat regulasi yang justru industri teriak karena pasokan terhambat," kata dia.

 


(Kompas.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top