Jumat, 16 November 2018 |
Kesehatan & Olahraga

Kado Istimewa HUT Tanjab Barat, Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan Mulai Nikmati Air Bersih Tebing Tinggi

Selasa, 14 Agustus 2018 20:44:36 wib

JAMBIDAILY KUALATUNGKAL, Tanjabbar - Menyambut dirgahayu Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-53, Pemkab Tanjab Barat berhasil merealisasikan penyaluran air bersih layak minum bagi warga di wilayah Hulu Kabupaten Tanjab Barat.

Kerjasama Pemerintah melalui Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Tanjab Barat bersama pihak PDAM Tirta Pengabuan akhirnya membuahkan hasil positif. Ditandai dengan penandatanganan serah terima pengelolaan air bersih dari Dinas PUPR Tanjab Barat ke PDAM Tirta Pengabuan, yang ditandatangani langsung Kepala Dinas PUPR Tanjab Barat Ir H Andi Ahmad Nuzul dan Dirut PDAM Ustayadi Barlian, SH.

"Dengan penandatanganan serah terima sementara ini, maka pengelolaan air bersih Tebing sudah diserahkan ke kami tanggungjawab pengelolaannya," ungkap Dirut PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian, di ruang kerjanya, Selasa (14/8/18).

Buah dari sinergi apik ini, sejak sepekan terakhir, PDAM mengklaim penyaluran air bersih kepada 341 pelanggan yang bermukim di sekitar wilayah ulu Kabupaten Tanjab Barat berjalan mulus.  Tak berhenti di situ, Dirut PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian mengatakan penyaluran air bersih bakal dilakukan secara bertahap hingga tercukupi kebutuhan air bersih bagi ribuan KK di Tanjab Barat. Tahap awal, pihak PDAM mulai merealisasikan koneksi saluran rumah kepada 341 pelanggan dari total sekitar 500 warga yang sudah mendaftar. 

"Alhamdulillah sudah bisa dialirkan. Jadi, bagi pelanggan yang sudah mendaftar tetapi belum terakomodir, akan tetap kita upayakan secara bertahap, secepatnya," ujar Ustayadi.

Sebagai lanjutan, PDAM juga berencana menyalurkan air bersih dari sumber Revitalisasi di Tebing Tinggi menuju Pos Air Bersih di Bram Itam untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di sekitar wilayah Kecamatan Tungkal Ilir.

Kepala Dinas PUPR Tanjabbar, Ir H Andi Ahmad Nuzul melalui Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Tanjab Barat, Syafrun ST mengatakan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat merupakan salah satu prioritas Progam pemerintah Kabupaten Tanjab Barat dibawah era kepemimpinan Safrial dan Amir Sakib.

"Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia. Itu sudah menjadi hak dan tugas pemerintah untuk hadir di situ," tegas Kabid Cipta Karya Syafrun.

Untuk menuntaskan progam tersebut, pemerintah mulai kembali menggenjot pelaksanaanya sejak beberapa tahun terakhir. Dinilai sebagai kebutuhan primer, Pemerintah juga tak segan menggelontorkan pundi-pundi rupiah untuk menyukseskan progam tersebut.

Secara bertahap, Pemerintah juga terus berupaya merealisasikan penyaluran air bersih di wilayah Iilir yang selama ini masih menjadi impian. Progres terbaru mulai tampak saat Pemerintah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 34 Miliar untuk mendanai proyek Revitalisasi Air Bersih di Teluk Pengka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi pada tahun 2017 lalu.

Kini, pemerintah sudah melakukan penyerahan sementara aset Revitalisasi Air Bersih Teluk Pengkah kepada pihak PDAM untuk bisa disalurkan kepada masyarakat. Bukti keseriusan Pemkab Tanjab Barat juga terlihat saat Bupati Tanjab Barat, Dr H Safrial, MS berkali-kali turun tangan meninjau langsung pelaksanaan kegiatan proyek yang menyangkut hajat orang banyak itu. 

Meski tak sedikit pihak yang meragukan keberhasilannya, namun Bupati Safrial juga tak kalah optimis bisa melanjutkan progam revitalisasi air bersih Teluk Pengkah, Tebing Tinggi untuk mengaliri kawasan Purwodadi, hingga ke Kecamatan Seberang Kota.

"Mudah-mudahan ini menjadi cerminan sejarah yang baru buat masyarakat, yang selama ini menyangsikan program air bersih Insya Allah nanti pada saatnya akan kita rasakan bersama-sama," kata Bupati H Safrial, saat meninjau pelaksanaan Intake Air Bersih beberapa waktu lalu.

Pemerintah juga optimis bisa merealisasikan impian masyarakat untuk bisa menikmati kebutuhan air bersih di wilayah hilir pada tahun 2018.

"Insya Allah, kami mohon do’a dan dukungan seluruh masyarakat Tanjab Barat agar pembangunan pipanisasi di Tungkal Ilir bisa selesai. Kita akan tambah pompa agar air bersih ini bisa kita alirkan," ujar Bupati.

Optimisme Bupati Safrial rasanya cukup beralasan, jika berkaca pada keberhasilan pembangunan jaringan air bersih di Tebing yang awalnya sempat mengalami berbagai kendala di lapangan, Pemerintah akhirnya berhasil membuktikan kesanggupan untuk merealisasikan progam penyaluran air bersih layak minum.

Ridwan Bastian, warga jalan pasar baru Desa Tebing Tinggi, dikonfirmasi menuturkan, selama ini masyarakat Tebing dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan air terpaksa mendapatkannya dengan cara membeli. Untuk kebutuhan sehari-hari bisa menghabiskan rata-rata dua drum perhari seharga Rp 7.000 perdrum atau membeli dari pihak swasta sekitar Rp 20 ribu pekubik. 

Dalam sehari untuk kebutuhan rumah tangga minimal menghabiskan dua drum air. Artinya harus merogoh kocek minimal sebesar Rp 14.000 perhari. 

"Hitung saja sebulan harus keluar duit berapa untuk beli air. Wah, semenjak air Tebing ini ngalir kami sudah tidak bisa ngomong lagi lah senangnya hati kami," ujarnya. (hms)

KOMENTAR DISQUS :

Top