Kamis, 23 Januari 2020 |
Hukum

Kembangkan Kasus 173 Gram Ganja, Petugas Sisir Lembah Masurai

Senin, 02 November 2015 20:20:32 wib
Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga

JAMBIDAILY HUKUM-Dari hasil pengembangan Polres Merangin, didapat informasi penangkapan pelaku dengan barang bukti 173 gram ganja, didapat dari warga yang berdomisili di Lembah Masurai Kabupaten Merangin.

Atas pengembangan tersebut, petugas melakukan penyisiran lembah masurai dan baru menemukan satu pohon tanaman ganja di wilayah tersebut.

‘’Ya berdasarkan pengembangan tersangka Yogi Alexander (30), warga Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, ganja didapatkannya dari temannya yang diduga berdomisili di Lembah Masurai,”jelas Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga, Minggu (01/11) kepada awak media.

Pihaknya mensinyalir keberadan ladang ganja di wilayah tersebut, Meski sejauh ini, pihaknya baru menemukan satu pohon bibit ganja diladang milik teman tersangka.

"’Anggota kita sudah tiga hari ditempattersebut menyisir hutan wilayah Lembah Masurai. Sementara baru ditemukan benih(biji) Ganja di kotak rokok, dan satu pohon bibit ganja di Pondok ladang milik teman tersangka Yogi,” sebut Kapolres.

Meski enggan menyebutkan teman tersangka, pihak Polres saat ini terus melakukan pengejaran.

"Untuk ladang ganjanya belum ditemukan. Kita masih melakukan penyisiran. Kita berkerja sama dengan masyarakat setempat, mengingat jarak tempuh hingga tiga jam dengan berjalan kaki."

Sebelumnya, jajaran Polsek Pamenang dan Satuan Reserse Narkoba Polres Merangin, berhasil menangkap Yogi Alexander (30) warga Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, karena diduga menjadi pelaku pengedar narkoba jenis Ganja.

Dari tangan pelaku, aparat berhasil mengamankan sebanyak 173,1 gram Ganja kering, yang dikemas dalam 17 bungkus kertas berbagai ukuran. Akibat ulahnya itu, Yogi yang kesehariannya berprofesi sebagai petani itu, kini harus mendekam ditahanan Mapolres Merangin.

Penangkapan Yogi Alexander,  berawal saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa dirumah pelaku sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba.

‘’Warga sekitar juga sudah resah, lalu melaporkan itu ke Polsek Pamenang,”tuturnya.

Berbekal informasi tersebut, petugas lantas melakukan penyelidikan dan langsung melakukan pengerebekan dirumah pelaku. Alhasil, dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti Ganja tersebut di rumah pelaku.

‘’Hasil pengeledahan, Selasa (27/10) didapati 17 bungkus kertas yang diduga berisi ganja. 14 bungkus kertas ukuran sedang dan 3 bungkusukuran kecil berisi ranting dan daun ganja. Setelah dilakukan penimbangan, berat ganja yang berhasil diamankan 173,1 gram,” tambahnya.

Menurut pengakuan tersangka, Dia baru pertama kali melakukan hal itu.  Dan ganja didapati dari orang lain.  Namun kita terus melakukan pengembangan, kita juga sudah mengantongi identitas dari siapa pelaku mendapatkan ganja tersebut.

"Pelaku diancam hukuman lima tahun penjara,” tuntas Munggaran.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top