Minggu, 22 September 2019 |
Hukum

Kepemilikan AMP di Tebo, Ini Ceritanya

Rabu, 28 Oktober 2015 21:14:09 wib
Timsus Kejagung RI dan BPKP Cek Kualitas Jalan yang diduga bermasalah di Tebo (foto:jambidaily.com.doc)

JAMBIAILY MUARATEBO-Ali Arifin (AA) Direktur PT.Kalingga Jaya Sakti (PT.KJS) rekanan ini sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Satgasus Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung-RI) terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan proyek paket 10 pengaspalan jalan Pal 12- Jalan 21 Unit 1 dan Paket 11 pengaspalan Jalan Muaro Niro-Muara Tabun pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo tahun anggaran 2013-2015 senilai 63 Milyar.

Baca: Tim Satgasus Kejagung RI Dan BPKP Turun Ke Tebo

Menurut data Kantor Lingkungan Hidup Tebo, tercatat, AA adalah pemilik Aspal Mix Plan (AMP) yang beralamat di jalan Pattimura Rt.01/06 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang.

Namun menurut pengakuan Lurah Wirotho Agung Sudjario, saat dikonfirmasi jambidaily.com, Rabu (28/10), usai mengikuti rapat di Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo, mengatakan bahwa AMP tersebut terletak di jalan dr Wahidin unit dua Kecamatan Rimbo bujang tersebut pemiliknya adalah H.Triman.

"Benar AMP yang ada dijalan dr.Wahidin milik pribadi pak H.Triman,"tegasnya.

Dikatakannya secara rinci, bahwa bangunan AMP berdiri diatas tanah seluas 10 hektar tersebut sesuai yang tertera dalam surat tanah berupa sertifikat kepemilikan tidak lain adalah milik H.Sutriman Bos PT.Tembesu Jaya (PT.TJ).

"Kalau tanah yang dipakai buat AMP luasnya sekitar 5 hektar sedangkan sisanya 5 hektar lagi sudah sudah ditanami batang sawit,"Sudjario.

Diketahui sebelumnya, dikatakan Reinhard pihak Satgasus kembali menetapkan dua orang tersangka diantaranya Ali Arifin Direktur PT Kalingga pemilik Aspal Mixs Plan (AMP) dan satu lagi merupakan rekanan pelaksana dari PT.Rimbo Peraduan paket 10.

Untuk saat ini jumlah tersangka sudah lima orang dan satu orang telah ditahan dirutan salemba Jakarta ,mungkin untuk bulan depan bisa saja bertambah lagi tersangkanya 'tegasnya beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diturunkan, H.Sutriman sebagai pengusaha dibawa bendera PT TJ, belum dapat dikonfirmasi terkait kepemilikan AMP tersebut.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top