Senin, 27 Januari 2020 |
Jurnal Publik

Krisis Air Bersih di Kota Jambi

Kamis, 18 Agustus 2016 16:48:33 wib
Afriansyah SKM MSi (Pemerhati Kebijakan Publik)

Oleh : Afriansyah SKM, MSi (*)

JAMBIDAILY OPINI-Beberapa waktu terakhir ini Kota Jambi mengalami masalah yang dapat dikategorikan sangat meresahkan, yakni masyarakat mengalami krisis air bersih yang dipasok oleh perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi.

Padahal sebagaimana kita ketahui bahwa air merupakan kebutuhan pokok yang sangat diperlukan oleh masyarakat.Banyak kegiatan yang tertunda dan terabaikan karena krisis air yang tengah terjadi beberapa pecan terakhir ini.

Sebenarnya situasi ini bukan hanya sekali atau baru terjadi, sudah lama masalah ini menghantui masyarakat kota jambi yang menggantungkan sumber air mereka dari perusahaan tersebut di atas.

Namun tidak ada tindakan serius yang dilakukan oleh perusahaan dan pemerintah yang menyalurkan air bersih.

Masyarakat sepertinya juga tidak mau mencari alternative atau solusi lain untuk mengatasi sulitnya memperoleh sumber air bersih ini.

Seharusya kita sebagai daerah yang memiliki banyak sumber air, baik itu sungai ataupun danau tidak akan mengalami kejadian seperti ini.

Kita harusnya tidak mempermasalahkan hal ini jika perusahaan terkait dan pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Sudah sewajarnya pemerintah untuk bisa fokus memperhatikan apa sebenarnya yang menjadi penyebab utama dan menjadi masalah sehingga hal ini terus terjadi.

Perusahaan daerah air minum selaku pihak penyedia jasa selama ini beralasan jika masalah yang kerap terjadi dikarenakan banyak faktor, seperti suplai air baku  yang kurang stabil, gangguan listrik, gangguan jaringan, kapasitas pipa transmisi, serta permintaan yang lebih besar dibanding pasokan juga menjadi penyebab layanan air sering terganggu, bahkan mati.

Permasalahan seperti ini tentu tidak diketahui oleh masyarakat sebagai pengguna jasa PDAM, kurangnya informasi tentang penyebab keterhambatan sumber air yang diterima masyarakat juga menyebabkan banyak persepsi yang muncul didalam benak masyarakat dan akhirnya menimbulkan kekecewaan terhadap pihak perusahaan penyedia.

Sebenarnya masyarakat selaku konsumen  juga tidak boleh menyalahkan pihak perusahaan dan pemerintah selaku penyalur air bersih.

Kita sebagai masyarakat juga harus bisa berfikir bagaimana solusi yang baik untuk mengatasi masalah ini, jika kondisi seperti ini terus terjadi mengapa masyarakat hanya mengeluh dan menghujat perusahaan saja tanpa mencari sumber air bersih lain.

Di daerah kita tidaklah susah untuk menggali sumur untuk dijadikan sumber air bersih. Apabila untuk membuat sumur untuk sumber air bersih memerlukan biaya yang besar dan hal itu menjadi penyebab masyarakat enggan berusaha, disinilah peran pemerintah kita untuk membantu menyelesaikan masalah ini.

Pemerintah harusnya bisa memberikan bantuan sumur di daerah-daerah yang sering kekurangan pasokan air bersih.

Salah satu penyebab masyarakat sering mengeluh dan menyanyangkan buruknya pelayanan dari PDAM juga disebabkan krangnya pengetahuan masyarakat yang disebabkan oleh tidak adanya informasi yang jelas mengenai penyebab keterhambatan air bersih yang diterima.

Selama ini perusahaan sudah sering melakukan sosialisasi di media cetak dan media elektronik terhadap masyarakat, akan tetapi sosialisasi yang diberikan pihak perusahaan dirasa kurang tepat terhadap permasalahan yang sering terjadi.

Perusahaan lebih banyak menyampaikan informasi mengenai sistem pelayanan yang dilakukan oleh PDAM misalnya saja masalah tanggung jawab pelanggan terhadap pipa instalasai, Kemudian perusahaan juga sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang trik penghematan penggunaan air PDAM yang selama ini dirasa oleh perusahaan sebagai keluhaan sebagian pelanggan tentang besarnya nilai rekening yang harus dibayar akibat pemborosan dalam penggunaan air.

Dan sosialisasi yang sering masyarakat lihat di media mengkin juga seputaran pemberitahuan tentang tempat loket pembayaran resmi tagihan air dan pengaduan pelanggan PDAM Kota.

Harusnya perusahaan menjelaskan kepada masyarakat selaku konsumen tentang bagaimana cara penyaluran air bersih ke setiap rumah dan kendala apa yang kerap terjadi serta langkah apa yang sejauh ini telah dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kinerja sekaligus meningktakan kepercayaan masyarakat kepada perusahaan.  

Informasi yang diberikan ke masyarakat harusnya memberikan pemahaman kepada pelanggan yang nantinya akan menciptakan pelanggan yang cerdas dan peduli terhadap PDAM, sehingga perusahaan selaku pengelolah air bersih dalam menjalankan fungsi dan perannya akan mendapat bantuan secara langsung maupun tidak langsung dari pelanggan-pelanggan.

Selain peran serta perusahaan dan masyarakat, pemerintah sudah seharusnya ikut mencari solusi dengan membuat tim khusus untuk menyelesaikan masalah yang hampir selalu menjadi momok menakutkan bagi masayarakat kota jambi.

Solusi dan penanganan masalah juga harus lebih baik lagi agar hal ini tidak hanya selesai dalam sementara waktu saja, tetapi untuk kedepannya masyarakat kota jambi tidak akan lagi kesusahan dalam memperoleh air bersih.


(*) Penulis Adalah Pemerhati Publik, Magister Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta

 

 

 

 

KOMENTAR DISQUS :

Top