Sabtu, 22 Februari 2020 |
Nasional

Krisis Air Bersih, Warga Tanjabtim Jambi Terpaksa Gunakan Air Asin

Rabu, 30 September 2015 08:46:25 wib
Ilustrasi Krisis Air Bersih (foto:v-images2.antarafoto.com)

JAMBIDAILY MUARASABAK-Akibat krisis air bersih karena musim kemarau, masyarakat di Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi,terpaksa menggunakan air laut (Asin-red) untuk memenuhi kebutuhannya.

"Kami disini hampir seluruhnya, menggunakan air asin selama dua bulan terakhir ini, untuk keperluan mencuci dan dan mandi"papar salah satu Warga Nipah Panjang I, Siswanti kepada jambidaily.com, kemarin (29/09).

Sedangkan untuk keperluan memasak dan minum, warga terpaksa membeli air galon dengan harga yang cukup pantastis Rp. 7 ribu per galon.

"Jika ingin mendapatkan air tawar untuk mandi saya terpaksa membeli dengan harga Rp.7000 per galon. Sedangkan air bersih untuk masak dan mencuci harganya mencapai Rp.20.000, per galon. Itu pun kadang-kadang langka,’’keluhnya.

Warga lainnya, Sinta mengatakan, dirinya dan warga yang lain sangat kesulitan mendapatkan air bersih kecuali membeli air isi ulang. Pasalnya, air sumur sudah kering akibat kemarau panjang.

‘’Saya kesulitan mendapatkan air untuk mandi cuci pakaian. Mana lagi kita bermukim jauh dari sungai batang hari dan parit. Akibatnya biaya hidup sehari-hari semakin besar,’’ katanya.

Dikatakanya, bila mau mengambil air di Sungai Batanghari juga merasa agak kerepotan, karena harus menggunakan gerobak untuk membawa galonnya.

‘’Itupun jauh dan harus ditampung dulu, karena keru dan asin. Kalau tidak ditampung bisa menimbulkan penyakit gatal-gatal dan korengan,"jelasnya.

Dia berharap, secepatnya air PDAM di Nipah Panjang difungsikan selayaknya, seperti PDAM yang di Kecamatan lain yang telah berfungsi sejak lama,’’ harapnya.

Sementara itu, aktivis LSM Elang Rawa, Edy, menilai kesulitan air bersih yang dialami warga ini hampir berulang setiap tahun.

"Ini perlu langkah menyeluruh dari Pemerintah agar kesulitan warga ini dapat teratasi dengan baik,"harapnya. (jambidaily.com/FNI)

KOMENTAR DISQUS :

Top