Minggu, 29 Maret 2020 |
Nasional

Lapas Kelas II A Jambi, Ikuti Pemaparan 15 Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020

Kamis, 27 Februari 2020 21:45:51 wib

JAMBIDAILY NASIONAL - Pihak Lapas Kelas IIA Jambi mengikuti teleconference langsung seluruh jajaran pemasyarakatan Indonesia dengan Dirjen PAS Kemenkumham RI, DR Sri Puguh Budi Utami, Kamis (27/2/2020) pagi. Acara melibatkan kalangan media online, televisi, cetak dan lainnya di setiap provinsi.

Bertempat di ruang aula Dharma Wanita Lapas, acara diikuti sebagian besar staf dan pegawai Lapas. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Jambi, Yusran menjelaskan jika kegiatan yang dilakukan Direktorat PAS Kemenkumham RI ini sebagai ajang pemaparan program tahun 2020. "Jadi kita kumpul disini nih merupakan silaturahmi juga tentang program-program Pemasyarakatan yang disampaikan kepada media."

 "Sebagai bentuk kolaborasi dukungan dari media untuk Pemasyarakatan ke depan," jelas Yusran di sela-sela acara.

Pada kesempatan ini, Sri Puguh menyampaikan 15 deklarasi resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 yang telah dicanangkan tanggal 16 Januari 2020 lalu di Jakarta. "Jadi apa sih program kemasyarakatan di 2020. Intinya bahwa kita ada kegiatan yang namanya resolusi Pemasyarakatan. Ada 15 item resolusi Pemasyarakatan yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," jelas Yusran.

Ke-15 deklarasi resolusi Pemasyarakatan itu yakni :

  1. Berkomitmen mendorong 681 satker Pemasyarakatan mendapatkan predikat wbk wbbm.
  2. Memberian hak remisi kepada 288.530 narapidana.
  3. Pemberian program integrasi berupa PB, CB, CMB kepada 69.358 narapidana.
  4. Pemberian program rehabilitasi medis dan sosial kepada 21.540 narapidana pengguna narkoba.
  5. Pemberian layanan makanan siap saji pada UPT Pemasyarakatan Tangerang dan Nusakambangan.
  6. Pencegahan dan pengendalian penyakit menular di seluruh Lapas/Rutan.
  7. Peningkatan kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikat kepada 35.860 narapidana.
  8. Mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 hektar.
  9. Mewujudkan zero overstaying.
  10. Mewujudkan penyelesaian overcrowding.
  11. Meningkatkan PNBP sebesar Rp7 miliar.
  12. Pembentukan kelompok masyarakat peduli Pemasyarakatan pada tiap wilayah.
  13. Menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak merdeka belajar pada 19 LPKA.
  14. Mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan baran pada 64 Rupbasan.
  15. Menghantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI.

"Dan inilah yang akan disebarluaskan kepada publik khalayak dalam kesempatan ini. Tentunya perlu media-medianya rekan-rekan, baik media cetak, elektronik, media online dan lain sebagainya," ujar Yusran.

Ditambahkannya, kegiatan dipusatkan di Jakarta tapi di seluruh Indonesia di relay. Dan kegiatan ini juga diikutkan kalangan media di daerah. "Sehingga ini betul-betul diharapkan bisa nyampai ke seluruh pelosok di tanah air. Kita pikir begitu, Sehingga tentang Pemasyarakatan ini bisa lebih menyebar lagi ke seluruh masyarakat di seluruh Indonesia," pungkas pria bersahaja ini. (*/sinarjambi.com)

KOMENTAR DISQUS :

Top