Minggu, 29 Maret 2020 |
Hukum

Lapas Kelas IIA Jambi 'Semakin sesak' dan Butuh Rp 9 M untuk Biaya Makan

Kamis, 27 Februari 2020 12:56:33 wib
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) IIA Jambi, Yusran Sa'ad

JAMBIDAILY HUKUM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) IIA Jambi, Yusran Sa'ad, di sela-sela teleconference dengan Dirjen PAS Kemenkumham DR Sri Puguh Budi Utami, di ruang aula Dharma Wanita Lapas Kelas IIA Jambi (Kamis, 27/2/2020) pagi, membeberkan kebutuhan makan dan sesaknya fasilitas hunian Lapas yang kini semakin berkurang sementara penghuni terus bertambah.

"Untuk tahun 2019 kemarin, kebutuhan makan penghuni Lapas sebesar kurang lebih Rp7 miliar, dan untuk tahun 2020 ini meningkat. Sekitar Rp9 miliar," ujar Kalapas IIA Jambi, Yusran, sebagaimana dilaporkan sinarjambi.com.

Lalu, Dr Sri Puguh Budi Utami dalam paparannya saat teleconference mengatakan, biaya makan warga binaan dan lainnya secara nasional terus meningkat "Jadi biaya makan tahun 2020 ini dari seluruh penghuni Lapas, Rutan dan lainnya sebesar Rp 1,9 triliun," jelasnya.

Peningkatan itu Kata Yusran, karena meningkatnya standar indeks biaya makan perorang dalam sehari menjadi Rp 20 ribu. Tahun 2018 hanya Rp15 ribu perorang perhari, "Itu Rp 20 ribu perhari untuk tiga kali makan," ujar Yusran.

Saat ini kondisi penghuni di Lapas Kelas II Jambi, terdapat 347 orang tahanan. Kemudian sebanyak 1.105 orang merupakan narapidana yang telah berkekuatan hukum tetap alias divonis, yaitu Tindak Pidana Korupsi (tipikor) 89 orang, narkotika 484 orang dan pidana umum 577 orang, dengan total keseluruhan 1.150 orang.

Disisi lain, tidak hanya kebutuhan makan, Lapas kelas II Jambi semakin sesak mengingat Ribuan penghuni Lapas itu menghuni 10 blok dengan jumlah kamar hanya 114 saja itu idealnya dihuni 218 orang. Belakangan jumlah kamar itu berkurang 1 blok, Ini terpaksa dilakukan pihak Lapas Kelas IIA Jambi untuk menambah kebutuhan akan kamar mandi.

 


Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top