Selasa, 23 Juli 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Lelaki yang 'Dibuang Mantan Istri' ke Semak-semak, Kini Mendapat Pengobatan di Al-Baro'ah

Senin, 11 Maret 2019 09:55:37 wib
Wawan Supriyanto SH MH, Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial Kabupaten Muaro Jambi/Foto: Ist

JAMBIDAILY KESEHATAN - Supardi Kencur (52) Warga Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, yang dikabarkan sakit lumpuh dibiarkan terlantar hanya beralaskan tikar serta kain seadanya oleh Sang Mantan Istri, kini telah dititipkan Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi ke Panti Sosial Al-Baro'ah di Desa Kasang Pudak.

Wawan Supriyanto SH MH, Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial Kabupaten Muaro Jambi, menerangkan bahwa Pukul 00.30 wib dinihari (Senin, 11/03/2019) Supardi telah dipindahkan ke panti.

"Supardi Kencur kini telah dititipkan ke panti sosial Al baro'ah Desa Kasang pudak, guna rehab lebih lanjut. Bersama tim Dinsos Provinsi Jambi, Dinsos Muaro Jambi, Camat Sungai gelam, Tagana Muaro Jambi dan dibawa dengan Ambulans RSUD Raden Mattaher. Supardi belum masuk dalam kategori Jompo, usianya belum 60 tahun keatas, sehingga belum bisa dititipkan ke panti Jompo," Terang Wawan, kepada jambidaily.com.

"Dulu ada juga kasus psikotik, itu kita kirimkan ke Bengkulu karena untuk wilayah sumatera adanya disana Alhamdulillah dua tahun sembuh dalam proses pengobatan. Jadi seperti halnya kasus Psikotik tidak adanya panti milik pemerintah untuk kasus Supardi, maka Supardi saat ini berada panti sosial Al-Baro'ah Desa Kasang pudak," Jelasnya lagi.

Disinggung masalah biaya pengobatan supardi karena panti sosial Al baro'ah adalah milik Swasta,?

"Untuk biaya ya...berasal dari sumbangan-sumbangan, tentunya juga dari Dinas sosial yang turut andil dalam pembiayaannya. Kedepan jika telah memasuki usia Lansia atau Jompo barulah kita kirimkan ke Panti Jompo," Ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Wawan berharap kedepan adanya panti khusus untuk menangani seperti permasalahan Supardi di wilayah provinsi Jambi, walaupun dia mengakui untuk terwujud butuh proses yang panjang.

"Harapannya ada panti sosial yang bisa menaungi dalam wilayah provinsi Jambi, agar dapat menampung seperti kasus supardi kencur. Memang prosesnya panjang, karena butuh lahan yang luas. Biasanya panti tersebut memiliki fasilitas lengkap, ada sarana umumnya, rumah singgah, sarana olahraga dan lainnya," Harap Wawan.

Secara terpisah Sobri, Camat Sungai Gelam menyesalkan sikap keluarga Supardi Kencur yang seharusnya tidak menelantarkan begitu saja. Menurutnya ini kasus pertawa di wilayahnya

"Berkat Koordinasi yang baik Dinas Sosial dan berbagai pihak, kami juga kebingungan sebab di Rumah sakit tidak ada yang menjaganya, ya...jadi bagaimana. Tentunya kami menyesalkan sikap keluarga, dan ini yang pertama saya menemukan kasus ini di wilayah kecamatan Sungai Gelam," Imbuh Sobri.

Sobri menambahkan saat ini Supardi berada di Panti Al-Baro'ah dan menjalani pengobatan, disamping itu Sobri juga berharap kedepan tidak lagi ditemukan kasus yang sama 

"Kami sudah titipkan di panti sosial Al Baro'ah untuk diobati, Disana Supardi juga akan menjalani therapi dan pengobatan atas sakitnya. Semoga tidak ada lagi kasus seperti ini kedepannya," Pungkas Sobri.

 

(Hendry Noesae)

 

 

 

 

Berita Terkait:
Miris Nasib Supardi, Sakit Lumpuh 'Lalu Dibuang' Mantan Istri Ke Semak-Semak

KOMENTAR DISQUS :

Top