Minggu, 17 November 2019 |
Peristiwa

LSM LPPN-RI "Persoalkan" Proyek DP2K Merangin

Senin, 05 Oktober 2015 09:42:59 wib
Kondisi Proyek Beton Kerap depan Kantor Bupati Merangin (ft:jambidaily.com/NZR)

JAMBIDAILY MERANGIN-Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara  Republik Indonesia (LSM LPPN-RI) Perwakilan Kabupaten Merangin, mempersoalkan pengerjaan Proyek Rehabilitasi Trotoar depan Kantor Bupati Merangin dengan pekerjaan pembuatan Kerap jalan.

Proyek dengan nomor kontrak 02/SPK/KGT-PJ/DPPK/2015 melalui Dinas Perumahan Perkotaan dan Kebersihan (DP2K) Merangin, yang dikerjakan oleh CV Riko Putra, senilai Rp.165,940,000,00, itu dipersoalkan.

Melalui pembiayaan APBD 2015, LSM LPPN-RI, menduga, ada pekerjaan yang tidak beres pada pengerjaan semen beton kerap dan dugaan penggelembungan nilai proyek yang diawasi oleh konsultan CV Bosco Konsultan tersebut.

"Selain ada indikasi ketidak beresan pada adukan semen Beton Kerap yang di pasang oleh kontraktor pelaksana, proyek tersebut terindikasi adanya penggelembungan harga satuan pada pekerjaan proyek tersebut,”tuding Ketua LSM LPPN-RI Merangin, Subhan, kepada media, belum lama ini.

Subhan menilai, kontraktor sengaja mengabaikan spesifikasi teknis pekerjaan.  hal ini terlihat dari kualitas beton kerapnya yang bisa dihancurkan dengan tangan kosong.

"Ini upaya kontraktor untuk mendapatkan keuntungan berlebih dan merugikan keuangan daerah,"tegasnya.

Terpisah. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek tersebut, Muzakir, saat dibincangi, di lokasi proyek, secara tersirat juga mengakui kalau beton Kerap jalan tersebut ada yang tidak beres, karena dihadapan media ini, Muzakir menghubungi kontraktor pelaksana via telpon dan sempat mengancam kalau Beton Kerapnya tidak diganti maka proyek tersebut tidak dibayar.

“Nanti saya suruh kontraktor mengganti Beton Kerapnya kalau tidak diganti kita tidak akan bayar pekerjaannya,"tegas Muzakir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari kontraktor pelaksana. Saat dicoba konfirmasi via seluler pada nomor yang biasa digunakannya bernada aktif namun tidak ada jawaban.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top