Minggu, 22 September 2019 |
Wisata & Budaya

Lubuk Larangan Merangin, Tradisi Yang Terus Terjaga

Sabtu, 12 September 2015 10:03:56 wib
Bupati Merangin, H Al Haris membuka Lubuk Larangan bersama warga

JAMBIDAILY BUDAYA-Tradisi lubuk larangan menjadi budaya tersendiri di Kabupaten Merangin yang hingga kini terus terjaga.  

Melalui tradisi tersebut, diharapkan dapat menjadi wadah kebersamaan masyarakat serta dapat memberi kontribusi pembangunan kepada desa dari hasil panen ikan secara bersama di lubuk larangan.

‘’Melalui lubuk larangan ini terjalin komunikasi antar warga, dan warga dengan pemerintah. Kita akan terus tingkatkan keberadaan lubuk larangan ini. Dan usai panen nanti akan kita tabur 10 ribu bibit Ikan Sema di lubuk ini,’’ujar Bupati Merangin, saat membuka lubuk larangan di Desa Telun Kecamatan Nalotantan. Pembukaan lubuk larangan itu, diawali dengan pelemparan jala, Rabu lalu (09/09).

Lubuk larangan merupakan investasi warga desa, karena dengan dibukanya lubuk larangan hasil panennya dapat dijual untuk membangun masjid.

Diupayakan bupati semua desa yang memiliki sungai di Kabupaten Merangin wajib memiliki lubuk larangan. Tak heran memang bila dengan banyaknya lubuk larangan saat ini saja Kabupaten Merangin terkenal dengan lubuk larangannya.

Keberadaan lubuk larangan lanjut bupati, sangat membantu percepatan pembangunan di pedesaan. Selain hasil panennya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan desa, keberadaan lubuk larangan sangat berperan dalam menegakan peraturan adat.

Menyinggung keberadaan penambang emas tanpa izin (Peti) di sungai yang mengancam ekosistem sungai? Bupati dalam waktu dekat akan berupaya menuntaskan masalah Peti tersebut, sehingga air sungai tetap bening dan ikannya terus bertambah.

Menariknya pada panen lubuk larangan di Desa Telun ini, meskipun semua masyarakat mengetahui di lubuk larangan itu terdapat tiga ekor buaya, namum tak membuat para penangkap ikan takut.

‘’Buaya itu tidak mengganggu,’’ujar Sukri salah seorang warga dengan rasa gembira.(jambidaily.com/TEG/HMS)


Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top