Selasa, 22 Oktober 2019 |
Wisata & Budaya

'Lumbung Emas' Masa Depan di Desa Kuala Dasal Menanti Sentuhan Pemkab Tanjabbar

Jumat, 14 Juni 2019 06:30:36 wib
Danau Jabung di Desa Kuala Dasal/Foto: Jambidaily.com/HendryNoesae

JAMBDAILY WISATA - Desa Kuala Dasal terletak di Kecamatan Tungkal Ulu kabupaten Tanjung Jabung Barat, mungkin masih sangat jarang terdengar karena tidak adanya suatu ciri khas yang menonjol sehingga mudah diingat atau menjadi daya tarik lain sebagai sebab minat seseorang untuk berkunjung.

Jika menyebut Pelabuhan Dagang, sebagian masyarakat Jambi mengetahui letaknya, namun tidak untuk desa Kuala Dasal, bahkan warga kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagian besar belum mengetahuinya. Padahal hanya berjarak 6 Kilometer dari Pelabuhan Dagang, Ibukota Kecamatan Tungkal Ulu.

Desa ini dilalui Sungai Pengabuan, sungai utama yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dahulunya Kuala Dasal masih terdata sebagai IDT (Inpres Desa Tertinggal), Listrik saja baru dapat dinikmati di penghujung September 2013. Sementara itu hanya terdapat fasilitas Pendidikan Sekolah Dasar, sehingga untuk jenjang Menengah Pertama dan Atas, terdekat warga akan ke Pelabuhan Dagang atau ke Desa Purwodadi.

Awalnya terdapat satu desa yang berada disekitaran Sungai Pengabuan, kini telah menjadi dua, yaitu Dusun Lama dan Dusun Baru. Kini geliat perubahan mulai terlihat di 5 tahun belakangan dengan adanya fasilitas puskesmas, balai desa, lapangan sepak bola dan lainnya.

Warga yang bernaung pada umumnya sebagai nelayan dan bercocok tanam, berkembangnya zaman dan semakin meningkat sumber daya manusia, sebagian menjadi karyawan di perusahaan-perusahaan besar yang masih dalam lingkup kabupaten Tanjung Jabung Barat, ada juga merantau serta berpindah ke daerah lain.

Perubahan terbesar terjadi ketika perkebunan sawit memasuki wilayah desa Kuala Dasal, warga mengalami peningkatan drastis dengan adanya "Sawit Mitra" untuk taraf perekonomian tapi itu hanya sebagian saja selebihnya masih dalam ketidakpastian penghasilan, karena bekerja serabutan imbas dari pendidikan rendah.

Sementara itu untuk menjadi nelayan, Sungai Pengabuan tidak lagi sejernih 1990'an, warna coklat Sungai mulai mengurangi hasil tangkapan. Kalau bercocok tanam, hutan kini telah disulap dan masif menjadi perkebunan sawit.

Dari semua keadaan dan perkembangan itu, jambidaily.com (Rabu, 12/06/2019) diberikan informasi oleh salah satu warga tentang suatu sebutan lokasi yaitu Danau Jabung, letaknya tidak jauh dari Jembatan Penghubung di Sungai Pengabuan.

"Inilah danaunya, karena habis hujan air terlihat keruh, tetapi jika hari biasa airnya tidak keruh atau coklat. Masih luas lagi kedalam, warga hanya memancing ke danau ini. Danau ini alami, sudah ada dari dulu," Kata Salah satu warga yang mendampingi dan menjadi sumber jambidaily.com.

Warga tersebut juga menjelaskan Danau Jabung bentuknya seperti huruf 'U' lumayan luas dan besar berada diantara kebun sawit, hanya berjarak sekitar 300 meter dari jalan utama Lintas Pelabuhan Dagang-Kuala Dasal. 

 

Berita Terkait:
Indahnya Danau Jabung di Kuala Dasal, Tahun ini Akan Dimulai Pengerjaan

 

Jika dikembangkan serta ditata secara profesional, bukan tidak mungkin menjadi destinasi wisata yang dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung dan pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian desa, sehingga terjadinya pemerataan kesejahteraan warga Desa Kuala Dasal.

"Dulu pernah ada rapat desa, membahas tentang Danau Jabung, bahkan pemilik tanah di sekitaran Danau bersedia jika untuk kemajuan Desa yang dapat memberikan hasil bagi kemakmuran desa," Tambah Warga yang berharap namanya tidak dipublikasi.

Peran penting perangkat desa untuk lebih serius dapat mengembangkan Danau Jabung, tentunya didorong kuat oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah tentu mampu merubah Danau Jabung lebih mempesona dan menjadi 'Lumbung Emas' Desa Kuala Dasal. Semoga, Kita Tunggu Saja...


(Hendry Noesae)

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top