Selasa, 25 Februari 2020 |
Peristiwa

Mantap...di Merangin THL TBPP Bakal Diusulkan Jadi CPNS Tanpa Tes

Selasa, 16 Juni 2015 10:48:57 wib

JAMBIDAILY BANGKO-Memberi apresiasi atas pengabdian para Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP), Pemkab Merangin mewacanakan akan mengusulkan para THL TBPP itu menjadi CPNS tanpa mengikuti tes.

"Pertanian bidang strategis dan menjadi priortas utama pembangunan. Saya tahu para THL TBPP banyak yang telah mengabdi cukup lama, untuk itu saya mengusulkan THL TBPP ini bisa diangkat menjadi CPNS tanpa tes,"ungkap Bupati Merangin H Al Haris baru ini kepada Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) dalam rapat koordinasi daerah (Rakorda) II THL TBPP di Aula Kantor Bupati Merangin.

Diakui bupati sejak jaman Belanda dulu Indonesia telah menjadi negara penghasil pertanian, namun akhir-akhir ini kalah dengan negara lain.

"Apa masalahnya? karena kurangnya sarana dan prasarana.

Kurangnya sarana dan prasarana itu jelas bupati, harus dilengkapi, seperti yang membangun jalan-jalan menuju kawasan pertanian, termasuk berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti sepeda motor untuk THL TBPP.

‘’Mulai tahun anggaran 2013, 2014 dan 2015 secara bertahap Pemkab Merangin telah membeli sepeda motor untuk operasional sebanyak 285 orang THL TBPP yang tersebar di 214 desa dan kelurahan di Kabupaten Merangin,’’terang Bupati.

Bupati juga telah memasukan THL TBPP Kabupaten Merangin menjadi anggota Badan penyelenggara jaminan kesehatan (BPJS), Tujuannya apabila THL TBPP mengalami sakit, tidak akan kesulitan dalam biaya kesehatan.

Menanggapi itu, Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), menanggapi positif atas usul Bupati Merangin tersebut.

"Saya sangat setuju THL TBPP menjadi CPNS tanpa tes,’’ujar HBA.

Namun demikian lanjut HBA, ada proses dan aturan perundang-undangan terkait penerimaan CPNS tersebut yang harus ditaati. Untuk meningkatkan hasil pertanian yang baik dan berkualitas jelasnya, sumber daya THL TBPP harus ditingkatkan.

THL TBPP tegas HBA, harus menguasai teknologi pertanian yang terus berkembang. Jika teknologi itu tidak diikuti maka produksi pertanian tidak akan meningkat dengan baik.

Selainitu HBA juga sempat menyayangkan adanya cukong-cukong pupuk yang berusaha mengalihkan pendistribusian pupuk untuk petani ke pihak lain. Pada hal pupuk bersubsidi itu diprioritaskan bagi petani untuk meningkatkan penghasilannya.

Pada kesempatanitu HBA mengajak para muda untuk mencintai pertanian.

"’Saya inginkan generasi muda kita menjadi generasi muda yang suka bertani. Ajak anak-anak muda main volly di tengah sawah, dengan cara itu akan kenal sawah,’’harap HBA.(jambidaily.com/HMS/TEG)

 

Editor: Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top