Selasa, 16 Oktober 2018 |
Wisata & Budaya

Minirama: Pertempuran Durian Luncuk

Selasa, 22 Mei 2018 09:15:16 wib

POJOK MUSEUM - Tanggal 6 Februari 1949 pasukan Belanda menduduki Durian Luncuk berkekuatan 2 pleton. Komandan STD (Sub Territorial Djambi) yang dibantu beberapa Perwira berangkat dari Sarolangun dengan menggunakan perahu ke Mandiangin dan untuk selanjutnya menyerang kedudukan pasukan Belanda di Durian Luncuk. Berdasarkan hasil kesepakatan rapat di Mandiangin diputuskan penyerangan ke Durian Luncuk dilakukan pada 18 Februari 1949 jam 03.00 WIB dini hari. 

Serangan ini dibagi menjadi tiga formasi, yaitu formasi pertama dipimpin oleh Kapten M. Daud, formasi kedua dipimpin oleh Kapten Sulaiman Efendi, dan formasi ketiga dipimpin oleh Kapten H. Teguh dan dibantu oleh Letnan Dua Syamsuddin Uban. Setelah satu jam lebih baku tembak, karena kekuatan senjata tidak seimbang, pasukan TNI tidak berhasil menduduki Durian Luncuk.

Dalam pertempuran ini diperkirakan menewaskan 20 orang tentara Belanda, sedangkan dari pihak republik hanya seorang, yaitu penunjuk jalan.


Sumber: Museum Perjuangan Rakyat Jambi

KOMENTAR DISQUS :

Top