Jumat, 24 Mei 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Miris Nasib Supardi, Sakit Lumpuh 'Lalu Dibuang' Mantan Istri Ke Semak-Semak

Minggu, 10 Maret 2019 21:41:11 wib
Supardi Kencur sebelum dibawa ke RSUD Raden Mattaher, Jambi/Foto: Ist

JAMBIDAILY SUNGAI GELAM, Muaro Jambi - Sungguhlah tega rasanya, namun pil pahit harus terpaksa ditelan Supardi Kencur (52) Warga Kebon IX Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, sedang mengalami sakit lumpuh dibiarkan terlantar hanya beralaskan tikar serta kain seadanya.

Supardi merupakan perantauan dari Pulau Jawa tetapi tidak diketahui dimana kampung kelahirannya tersebut sejak bercerai dengan Istri, dia tidak memiliki keluarga lagi dan mirisnya dia tergeletak tepat di depan rumah yang selama ini ditempatinya. 

Dari informasi yang dihimpun kuatlah dugaan bahwa Supardi Kencur ditelantarkan atau dibuang oleh Sang mantan, Istrinya.

Yus Hernawan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sungai Gelam, menyesalkan peristiwa itu, saat ini Perangkat desa dan warga kebingungan bagaimana menangani Supardi.

"Sebagai wujud rasa kemanusiaan TKSK Sungai Gelam, saya mengantarkan ke rumah sakit raden mataher, malam ini. Rumah sakit raden mataher mengatakan dapat dilakukan dengan cara rawat jalan, namun karena Supardi Kencur tidak ada keluarga yang mengurusnya sementara ditinggalkan di rumah sakit, sampai dengan ada tempat yang bisa menampung dia," Jelasnya, kepada jambidaily.com (Sabtu, 09/03/2019).

Menariknya setelah menjalani pengobatan nanti, Supardi Kencur akan dititipkan dimana karena dia tanpa keluarga dan tempat tinggal. Walaupun Supardi memiliki anak, sayangnya masih berusia Balita.

"Informasi yang saya dapat, kita ini tidak ada Panti Sosial pemerintah yang menangani untuk permasalahan Supardi Kencur, yang ada itu swasta. Disini saya bingung harus berbuat apa lagi, dia tidak punya keluarga satu pun, kalau anak masih berumur Balita," Ujar Yus.

Senawi selaku Kepala Dusun tidak menjawab upaya konfirmasi jambidaily.com, sementara itu Sodikun Ketua RT 27 Desa Sungai Gelam (Minggu, 10/03/2019) membenarkan terkait Supardi Kencur, dalam penjelasannya bahwa Supardi adalah warganya dan bersama mantan istri tersebut sebelum dibiarkan terlantar.

"Benar dia warga sini, kemudian dia cerai dengan istrinya, dia kerja di suatu perusahaan, saya lupa dimana tempatnya di wilayah kota. Lalu dia sakit dan diantarkan ke rumah mantan istrinya itu, namun bukan sakit kecelakaan kerja tapi sakit biasa. Mantan istrinya itu sudah jenuh atau apa saya tidak paham, intinya dia tidak mau lagi mengurus," Cerita Sodikun.

Sementara itu, Wawan Supriyanto SH MH, Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial Kabupaten Muaro Jambi, mematikan panggilan telepon dari jambidaily.com, hingga berita ini dipublikasikan.

 


(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top