Senin, 09 Desember 2019 |
Politik

Nah...Hj Sofiah Soroti Keberadaan PTT

Senin, 11 Juli 2016 22:13:25 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY POLITIK-Keberadaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di beberapa SKPD menjadi sorotan Wakil Bupati Batanghari, Hj Sofia Joesoef.

“Ratio TKS, PTT maupun honorer akan menjadi bahan pertimbangan ke depan. Banyaknya TKS maupun PTT menyebabkan mereka yang berstatus PNS santai dalam bekerja karena pekerjaan banyak dikerjakan oleh PTT dan TKS,"tandas Wabup, usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Hari Pertama Kerja Libur Idul Fitri 1436 H/2016, Senin 11 Juli 2016.

Selain itu, banyak laporan yang masuk jika TKS beberapa bulan tidak dibayar,” jelasnya.

Penataan ratio ini, lanjutnya akan didasarkan pada Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK).

“Hasil sidak ini akan dilaporkan kepada Bupati, dan akan diambil kebijakan terkait kondisi ini,” imbuhnya.

Dalam Sidak tersebut, Wabup juga menemukan kurang layaknya kondisi kantor, seperti di kantor ESDM dan Dispora. Menurutnya, kondisi ruangan tidak memungkinkan untuk pegawai bekerja secara maksimal, misalnya meja yang tidak berjarak.

“Sarana dan prasarana tidak layak untuk penempatan staf,”jelasnya.

“Hal ini juga akan dilaporkan kepada Bupati, sehingga ada pemikiran ke depan untuk persoalan ruangan yang mendukung peningkatan kinerja,” tutupnya.

Dari pantauan dilapangan, di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) diketahui ada 16 orang PTT dan 10 orang berstatus TTKS.

Kondisi serupa juga ditemukan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), disini PNS berjumlah 14 orang, sementara untuk PTT berjumlah 7 orang yang dipekerjakan sebagai staff, selain itu terdapat 21 orang untuk Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bertugas langsung ke lapangan.

Begitupun di Pemadam Kebakaran (Damkar), terdapat 45 orang berstatus PTT sementara untuk PNS hanya berjumlah 24 orang.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Iskandar, PTT digaji dari APBD sementara untuk TKS, tidak ada penggajian.

“Mereka (TKS) hanya diberi insentif saat ada kegiatan, dan mereka diperbantukan pada kegiatan itu,” katanya.(*)


Penulis  : Syahreddy
Editor   : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top