Rabu, 01 April 2020 |
Ekonomi

Ogah Terjebak Kartu Kredit? Bisa Coba Tips Ini

Sabtu, 15 Februari 2020 15:06:01 wib
Foto: infografis/INI WAKTU YANG TEPAT GUNAKAN KARTU KREDIT DAN DEBIT /Aristya Rahadian krisabella

JAMBIDAILY EKONOMI - Ibarat sebuah pedang bermata dua, kartu kredit bisa sangat berguna bagi seseorang maupun menjadi bencana apabila tidak bijak dalam penggunaannya.

Kartu kredit merupakan produk keuangan yang membantu proses transaksi pembayaran dengan cara meminjamkan sejumlah uang dalam jangka pendek layaknya memberikan kredit kepada suatu usaha maupun individu.

Bila tidak bijak memanfaatkan kartu kredit akan membuat utang menjadi menumpuk dan mengurangi kemampuan finansial seseorang maupun keluarga. Namun bagi yang mampu memanfaatkannya, berpotensi mempermudah hidup menjadi lebih mudah.

Beberapa tips berikut akan membuat uang Anda terselamatkan dari jebakan utang yang menumpuk pada kartu kredit:

1. Pahami dengan Baik Persyaratan Kartu Kredit

Sebelum menggunakan kartu kredit, ada baiknya kamu memahami proses serta mekanisme kartu kredit. Perlu dicatat bahwa setiap kartu kredit yang diterbitkan bank tertentu memiliki fitur dan persyaratan yang berbeda-beda, sehingga perlu dipelajari agar tidak ada salah persepsi di kemudian hari.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni: Bagaimana mekanisme pembayaran serta perhitungannya, berapa bunga yang dikenakan, apa saja biaya tambahan biaya yang dikenakan.

2. Bayar Penuh Tagihan

Membeli barang secara kredit maupun mencicil merupakan tanda-tanda bahwa seseorang belum mampu memiliki sebuah barang dengan membayarnya secara tunai.

Ketika barang yang kamu beli dengan kartu kredit tidak dibayar tunai pada waktu jatuh tempo per bulannya, di situlah bank akan mengenakan bunga. Sebaiknya gunakan kartu kredit sebagai sarana pembayaran saja. Memang bisa dicicil, akan tetapi penerbit kartu tetap mengenakan bunga.

Mencicil kartu kredit dapat membuat kebiasaan berutang yang dapat membuat pening kepala ketika cicilan semakin besar setiap bulannya.

3. Periksa Tagihan dengan Cermat

Periksalah dengan cermat tagihan bulanan yang dikirimkan pihak bank penerbit untuk mengetahui apakah ada transaksi yang tidak sesuai.

Jika terdapat transaksi yang tidak ada anda lakukan, sebaiknya langsung hubungi pihak penerbit kartu. Ceritakan realitas yang ada, biasanya penerbit kartu kredit akan melakukan penelusuran (due diligence) dan jika tidak terbukti maka transaksi tersebut dihilangkan sehingga tagihan Anda berkurang.

4. Membayar Cicilan Lebih Cepat dari Tanggal Jatuh Tempo

Jika terdapat cicilan kartu kredit karena pembelian barang serta lain hal, sebaiknya bayar tepat waktu sesuai tanggal yang ditentukan. Hal ini berguna agar Anda terhindar dari denda keterlambatan yang besaran dendanya dapat mencapai Rp 150 ribu.

5. Hindari Transaksi Melebihi Limit Kartu Kredit

Menggunakan kartu kredit melebihi limit yang diberikan juga menimbulkan konsekuensi tersendiri, yakni akan dikenakan denda oleh penerbit. Kamu perlu mengingat berapa limit yang kamu miliki serta mengecek sisa limit yang masih dimiliki.

6. Gunakan Maksimal 2 Kartu Kredit Saja

Sebaiknya batasi kepemilikan kartu kredit tidak lebih dari dari 2, mengingat kartu yang dimiliki tidak gratis alias ada iuran tahunannya. Memiliki tambahan kartu berarti iuran tahunan akan semakin besar. Belum lagi jika pembayaran tagihan kartu kredit tersebut dicicil, tentu akan semakin berat.

Sebaiknya tingkatkan limit jika plafon yang diberikan kurang besar, karena menambah jumlah kartu akan menciptakan beban tambahan serta dapat membiasakan diri berbelanja menggunakan utang.

7. Jangan Memperlakukan Kartu Kredit Sebagai Dana Cadangan

Meski kartu kredit dapat dijadikan dana cadangan, pastikan bisa melunasi ketika tiba jatuh tempo pembayaran. Jika pembayarannya tersendat, maka penerbit akan mengenakan denda dan bebanmu akan lebih besar.

Jika butuh uang tunai, ada baiknya menggunakan kredit tanpa agunan (KTA) yang diterbitkan sebuah bank karena bunga perbulannya akan jauh lebih rendah dengan bunga tetap per bulannya.

TIM RISET CNBC INDONESIA (yam/yam)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top