Senin, 14 Oktober 2019 |
Politik

Pemilih Lansia dan Keterbatasan Fisik Boleh Didampingi

Jumat, 12 April 2019 15:08:22 wib
Ilustrasi/Foto: Fajar.co.id

JAMBIDAILY SAROLANGUN - Pemilu serentak (Rabu,17/04/2019) mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, menyatakan pemilih yang sudah memasuki lanjut usia dan memiliki keterbatasan fisik boleh dilakukan pendampingan pada saat memilih.

Demikian juga bagi pemilih yang tidak bisa hadir ke TPS karena sakit maka pihak panitia didampiingi saksi dan pengawas mendatangi kediaman pemilih baik untuk Pilpres maupun Pileg.

“Dasar pelaksanaan pendampingan itu adalah PKPU Nomor 3 tahun 2019 tentang pemungutan penghitungan suara,” kata ketua KPU Sarolangun, Muhammad Fahkri (Jumat 12/4/2019) melalui telepon selulernya.

Ia mengatakan pemilih yang butuh pendampingan harus mengisi formulir C3 surat KPU (surat pernyataan pendamping pemilih). Pendampingan tersebut katanya, menurut aturan didampingi oleh petugas PPS, namun pihaknya mengimbau agar pendampingan dilakukan oleh pihak keluarga. “Jadi, menurut kita pihak keluarga terdekat yang mendampingi untuk menghindari kecurangan,” katanya.

Ia menjelaskan, temuan situasi itu sudah didapatkan oleh pihaknya pada saat melaksanakan simulasi pemungutan dan perhitungan Suara Pemilu 2019 di Kabupaten Sarolangun di Desa Suka Jadi, Kecamatan Bathin VIII, Senin (8/4/2019).

“Maka dari temuan itu, dan merujuk pada peraturan yang ada pemilih Lansia boleh didampingi, dan kita haruskan keluarga hadir agar tidak terjadi kecurangan,” kata Fahkri.

Pada saat simulasi ada sebanyak 245 pemilih di Desa Suka Jadi, memberikan suaranya. Masyarakat sangat antusias untuk mengikuti simulasi ini mulai dari pemilih pemula hingga pemilih lanjut usia.

“Dari situ kita temukan ada beberapa pemilih yang sudah lanjut usia dan sudah memiliki keterbatasan fisik seperti penglihatan dan kita lihat itu harus didampingi,” katanya lagi.

 

(Lukman Hakim)

KOMENTAR DISQUS :

Top