Minggu, 22 September 2019 |
Peristiwa

Pemkab Merangin Geger, Pejabat Digiring Satpol PP Lakukan Tes Urine

Senin, 28 Maret 2016 11:22:37 wib
Bupati Merangin H Al Haris memberi pengumuman mendadak tes urine

JAMBIDAILY PERISTIWA-Barisan para pejabat eselon dua sampai eselon empat, tiba-tiba saja dikepung ratusan anggota Satpol PP, sebelum upacara kedisiplinan berakhir.

Kondisi itu menimbulkan kegaduhan dan geger seketika di jajaran Pemkab Merangin.

‘’Semua harap tenang, seluruh pejabat hari ini akan kita tes urine,’’ujar Bupati spontan usai menyampaikan pidatonya saat menjadi pembina upacara kedisiplinan di halaman depan Kantor Bupati Merangin, Senin 28 Maret 2016.

Setelah dikepung, barisan pejabat itu digiring masuk ke ruang Pola Utama Kantor Bupati Merangin. Seluruh satuan kerja perangkat daerah, mengabsen satu persatu pejabatnya dan langsung dilakukan tes urine.

Ditegaskan bupati, pelaksanaan tes urine ini sebagai komitmen Pemkab Merangin dalam mendukung Instruksi Presiden Joko Widodo, yang menetapkan Republik Indonesia darurat Narkoba.

Kemungkinan lanjut bupati, ada pejabat di jajaran Pemkab Merangin yang diduga sebagai pengguna Narkoba, sehingga tes urine tersebut sangat penting dilakukan.

‘’Untuk tahap awal ini baru kita sediakan untuk 300 orang,’’terang Bupati.

Tes urine akan terus berlanjut sampai ke tingkat staf, sehingga seluruh pegawai di jajaran Pemkab Merangin tidak ada yang tidak mengikuti tes urine tersebut.

‘’Nanti kita juga akan turun ke sekolah-sekolah, melakukan tes  urine,’’jelas Bupati lagi.

Bagaimana kalau ada pejabat yang positif? Bupati mengaku akan mengecek lagi, apakah positifnya itu benar-benar terindikasi Narkoba atau karena pengaruh obat-obat kesehatan atau pun obat penambah stamina.  

Kalau pejabat itu positif Narkoba, bupati akan memberi sanksi sesuai dengan undang-undang apratur sipil negara dan tidak akan diberi ampun.  Sanksi tegas harga mati.

Menariknya pada tes urine pejabat di jajaran Pemkab Merangin itu, bupati menjadi orang pertama yang melakukan tes urine.

Selanutnya disusul para asisten, kepala dinas dan para kepala bagian.

Pada tes urine yang langsung diketahui hasilnya itu, bupati negatif tidak terindikasi Narkoba dan obat-obatan lainnya.

Begitu juga beberapa orang pejabat lain yang telah melakukan tes urine, tak satupun dinyatakan positif menggunakan narkoba. (jambidaily.com/HMS/TEG)
 

KOMENTAR DISQUS :

Top