Jumat, 24 Mei 2019 |
Hukum

Petugas Bea Cukai Pusat Akui Razia Minol Hiburan Malam di kota Jambi

Kamis, 07 Februari 2019 08:24:07 wib
Petugas Bea Cukai saat mendatangi Vsop Cafe (Selasa, 05/02/2019)/Foto: ist

JAMBIDAILY HUKUM - Terkait berhembusnya kabar tentang razia Minol (Selasa, 05/02/2019) ke beberapa tempat hiburan malam di kota Jambi yaitu Vsop, Raja, Hawai, Omnia dan D’java, petugas Bea Cukai (BC) pusat yang turut dalam tim mengakui bahwa informasi tersebut benar dan bukan isapan jempol belaka.

“Iya bang, operasi bersama dengan BC Jambi,” Jawab salah satu petugas, kepada jambidaily.com (Rabu, 06/02/2019) malam.

Pangestu, bagian pengawas di BC Jambi menjawab bahwa dia belum mendapatkan laporan resmi. “Izin bang, nanti saya sampaikan perkembangannya, Laporan resminya belum ke saya soalnya,” kata Pangestu.

Sebelumnya Terkait itu, Ardi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Jambi, ketika dikonfirmasi menyatakan sedang berada di luar kota.

“Maaf Pak saya sedang diluar kota, hubungi pak Pangestu, Bagian pengawasan, mas,” Jawabnya melalui pesan WhatsApp.

Sedangkan Pangestu, mengaku belum menerima konfirmasi terkait Informasi Razia dari Bea Cukai pusat di Jambi.

“Siap izin bang saya masih di Tembilahan, Ada kunjungan tamu dari pusat ke Kuala Tungkal dan Tembilahan. Izin terkait hal tersebut kami masih belum ada konfirmasi dari pihak BC Jambi,” Pangkas Pangestu, menjelaskan yang juga melalui pesan WhatsApp.

Hasil pengumpulan informasi terbaru dari sumber jambidaily.com, bahwa di Vsop Cafe petugas menyita 28 botol Minol dengan dugaan bercukai palsu. Dalam peraturan Undang-Undang No 39 tahun 2007 tentang cukai bahwa Minuman keras yang dinyatakan Ilegal ialah minuman keras (Miras) tanpa pita cukai (kecuali miras yang mengandung alkohol dibawah 5 persen) dan Miras dengan pita cukai palsu.

"Dari Vsop saja ada 28 Botol cukai palsu kabarnya bang, belum tempat lainnnya," Ujar sumber singkat.

Tidak hanya itu fakta-fakta lain bermunculan terkait perizinan Cafe yang berada di Jalan Halim Perdana Kusuma RT 08, Sungai Asam, Ps. Jambi, Kota Jambi. Jika permasalahan perizinan tersebut benar adanya, tentu saja memiliki efek langsung pada pendapatan asli daerah.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BPPRD) Kota Jambi, Subhi S.Sos MM menyatakan akan mengecek ulang.

“Waktu kita cek dulu ada tapi tidak tau sekarang, nanti kita cek,” Imbuh Subhi.

 

(Hendry Noesae)

 

 

Berita Terkait:
Dugaan Razia Minol oleh Bea Cukai Pusat, Kejutkan Jambi,?

KOMENTAR DISQUS :

Top