Minggu, 25 Agustus 2019 |
Hukum

Polda Metro Jaya Amankan Seorang IRT di Merangin Atas Dugaan Penyebaran 'Hoax'

Jumat, 17 Mei 2019 14:47:01 wib
Foto: jambi.kabardaerah.com

JAMBIDAILY HUKUM - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial SE warga Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, diamankan Aparat Polda Metro Jaya Jakarta, Jum'at (17/5/2019), diduga telah melakukan tindakan penyebaran berita bohong (Hoax) dan pencemaran nama baik institusi Polri melalui pesan WhatsApp.

Dari foto yang diterima jambidaily.com, Bahwa surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya, Jakarta. Nomor SP.kap/114/V/Res.2.1./2019/Dit.Reskrim. Serta laporan polisi dengan nomor LP/B/0461/V/2019/BARESKRIM, tanggal 13 Mei 2019. Pelaku ditangkap terkait penyebaran berita bohong.

Surat tersebut berisi, Dalam rangka tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau penyebaran berita bohong (Hoax) yang mencemar nama baik pelapor serta instansi polri khususnya, Baintelkam polri melalui media sosial (whatsapp), sebagai mana dsmaksud dalam pasal 27 ayat (3).

jambi.kabardaerah.com melansir, Kepala Desa Sungai Ulak yang sempat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengaku kaget jika ada warganya terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian.

"Kalau memang benar apa yang di kerjakan oleh warga saya ini biarlah dia yang bertanggung jawab atas perbutannya, dan ini juga merupakan efek jera bagi dirinya," ujar Kades, Azharuddin kepada Kabardaerah.com

Sementara itu Faik anak kandung pelaku merasa heran dan tidak tahu menahu, apa sebab musabab ditangkap ibu kandungnya "Saya sama sekali tidak mengerti dimana letak kesalahan ibu saya sehingga di jemput langsung dari Jakarta," ujarnya.

Kemudian laman jambi.kabardaerah.com juga melaporkan terkait penangkapan SE oleh jajaran Polda Metro Jaya. Kasat Reskrim Merangin, Khoirulnas menuturkan bahwa pihak Intel dari Metro Jaya sudah dua hari berada di Merangin guna mengintai keberadaan terduga pelaku.

"Rupanya intel dari Metro Jaya sudah dua hari berada di Merangin guna mengetahui dimana keberadaan ibu SE, bahkan malam kemarin rombongan intel tersebut makan di warung ini, saat penangkapan baru kami diajak," Terang Khoirulnas.


(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top