Jumat, 24 Mei 2019 |
Politik

Puluhan APK Dirusak, Bawaslu Tanjabtim Segera Koordinasi dengan Kepolisian

Jumat, 08 Maret 2019 13:25:55 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Alat Peraga Sosialisasi (APS) Caleg yang terpasang di simpang 3 Kelurahan Rano, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjabtim dirusak oleh orang tidak dikenal.

Pengerusakan ini diketahui terjadi pada, Jumat (8/3/2019), dari puluhan APK yang dirusak salah satunya APK partai Nasdem. Sekjen DPD Nasdem Tanjabtim Hafis mengatakan, pengerusakan APK ini bukan yang pertama kali terjadi dan pihaknya akan mengambil langkah dengan melaporkan kejadian ini kepihak Bawaslu.

"Pengrusakan ini sudah dua kali terjadi, dan kali ini kami akan mengambil tindakan tegas dengan melaporkan kejadian ini kepada Bawaslu,"katanya Jumat (8/3/2019).

Menanggapi pengrusakan alat peraga yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, Bawaslu Tanjabtim segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait. Pasalnya, dugaan pengrusakan tersebut tentu ada pelakunya.

Ketua Bawaslu Samsedi mengatakan, menyikapi hal tersebut ia segera lakukan koordinasi dengan instansi terkait atas dugaan pengerusakan itu, menurutnya ia juga akan mencari fakta-fakta di lapangan bekerja sama dengan pihak kepolisian agar bisa mengumpulkan fakta-fakta apakah benar alat peraga itu dirusak atau karena faktor alam.

"Kita tidak serta merta menyatakan itu pengrusakan yang bisa katakan baru sebatas dugaan, karena ada proses yang harus kita lewati dengan cara mengumpulkan fakta-fakta dan mengintruksikan kepada jajaran dibawah kami agar segera melakukan investigasi terkait hal tersebut,” ucapnya.

Ia sangat menyayangkan kalau memang benar APK tersebut dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sebab pengerusakan APK disampaikanya, salah satu pelanggaran pemilu pada pasal 280 UU no 7 tahun 2017 ayat 1 poin e masuk dalam kategori mengganggu ketertiban umum dan ada sanksinya.

"Dalam pasal 491 yang bunyinya setiap orang yang mengacaukan, menghalangi atau menggangu jalannya kampanye itu dipidana. Kalau memang benar itu memang benar dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan pelakunya sudah ditemukan maka bisa dikenakan sanksi pidana pemilu," paparnya.

Lebih lanjut dikatannya, saat ini pihaknya juga akan memberikan himbauan kepada seluruh peserta pemilu dan masyarakat agar kiranya bijak dalam menyikapi hal tersebut, ia khawatir ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba memprovokasi. Untuk itu ia menyerankan harus bijaksana menyikapinya.

"Kita kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanjabtim agar kiranya bersama sama menjaga pemilu 2019 yang tidak lama lagi. Semoga pemilu nantinya bisa berjalan dengan aman damai dan sejuk. Untuk mencapai itu kita butuh peran semua elemant masyarakat dalam artian sama sama menjaga sikap," tandasnya.

 

Penulis: Hendri Rosta
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top