Selasa, 22 Oktober 2019 |
Advetorial

Rahima: “KARTINI” Provinsi Jambi harus Cakap

Minggu, 21 April 2019 22:22:40 wib

“Kartini (perempuan) Provinsi Jambi harus cakap sebagai individu, cakap melakukan tugas dan tanggung jawabnya selaku istri bagi suami, ibu bagi anak, dalam dunia kerja, dan dalam bermasyarakat” Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori
 
JAMBIDAILY TP PKK, Adv - Perempuan, sebagai bagian dari anggota masyarakat, yang memiliki kualitas yang baik, baik dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi maupun dari sisi akhlak dan rohani tentu sangat dibutuhkan dan sangat menunjang kemajuan suatu daerah bahkan negara. Perempuan sangat berperan dalam mengasuh dan mendidik anak serta mengurus keluarga. Namun, bukan berarti peran perempuan dalam dunia kerja dan dunia usaha minim, banyak perempuan telah berkiprah di dunia kerja dan dunia usaha. Perempuan dituntut mampu dan bijaksana menjaga keseimbangan peran.
 
MEMAKNAI Peringatan Hari Kartini tahun 2019 ini, HJ.Rahima Fachrori dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Pembina Badan Kontak Majelis Taklimn (BKMTR) Provinsi Jambi berpandangan, sesuai dengan Semangat Hari Kartini, “Kartini” (perempuan) Provinsi Jambi harus cakap. Harus cakap sebagai individu, cakap melakukan tugas dan tanggung jawabnya selaku istri bagi suami, ibu bagi anak, dalam dunia kerja, apakah dalam dunia kerja itu sebagai karyawati atau sebagai pemimpin, dan juga dalam kehidupan bermasyarakat.
 
Rahima mengungkapkan, supaya ‘Kartini” Provinsi Jambi cakap, maka perempuan-perempuan Provinsi Jambi harus mau dan mampu membekali diri, terutama dalam pendidikan, baik melalui pendidikan formal, maupun pendidikan informal, dan non formal. Selain “mengenyam” bangku selokalan, peningkatan kompetensi melalui peningkatan keterampilan juga sangat bermanfaat, seperti pelatihan dan kursus memasak, menjahit, membatik, menenun, dan membuat berbagai kerajinan. Rahima mengatakan, banyak perempuan yang sukses melalui pendidikan formal, tapi banyak juga perempuan yang bisa menopang ekonomi keluarga dari berbagai keterampilan yang dimiliki, dengan terus mengasah dan memaksimalkan keterampilan tersebut. Begitu juga dengan yang berwira usaha, membuka bisnis yang bahkan bisa menciptakan lapangan kerja.
 
Rahima juga menekankan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah membenahi diri dari sisi akhlak dan rohani (keagamaan). Membangun kehidupan akhlak dann keagamaan merupakan pondasi yang harus terus dipertahankan, apalagi dalam peran sebagai ibu, bahwa ibu harus mendidik anak-anaknya dan keluarga dengan pondasi akhlak dan nilai agama yang kokoh.
 
Rahima mengapresiasi banyajknya perempuan, termasuk perempuan Provinsi Jambi yang karirnya bagus, baik yang kerja dalam pemerintahan, yang kerja di perusahaan, dalam dunia politik, maupun yang berwira usaha. Hal itu menurutnya sebagai dampak dari kondisi yang membuka peluang yang sama bagi laki-laki dalam perempuan, sepanjang memiliki kualitas yang mumpuni.
 
Namun demikian, Rahima menegaskan, setinggi apapun jabatannya, sebagus apapun kerjanya, peran perempuan sebagai ibu dalam rumah tangga tidak bisa diabaikan, itu merupakan anugerah yang harus disyukuri. Maka dari itu, perempuan dituntut untuk benar-benar cakap menjaga keseimbangan peran.
 
Rahima mengajak perempuan-perempuan Provinsi Jambi untuk berkomitmen yang sangat kuat dalam membekali diri, meningkatkan kompetensi dan menjaga akhlak, dan itu harus dimulai sejak dini, serta ditindaklanjuti secara terus-menerus secara konsisten pada usia remaja, pemudi, sampai dewasa, jangan sampai kalah dengan dampak negatif era globalisasi dan kecanggihan teknologi.
 
Untuk menunjang terwujudnya perempuan-perempuan Provinsi Jambi yang cakap, Rahima mengemukakan, sesuai dengan kapasitas yang dimiliki, peran PKK, Dekranasda, PAUD, BKMT, yang berkaitan dengan peran perempuan (ibu) harus terus ditingkatkan dan dilakukan secara berkelanjutan. Terlebih di era teknologi canggih, era digital, era globalisasi, yang selain memiliki banyak dampak positif, banyak pula dampak negative yang muncul. Rahima berkeyakinan bahwa perempuan-perempuan Provinsi Jambi yang cakap akan berpengaruh besar terhadap kemajuan Provinsi Jambi. Dan, Rahima berharap agar perempuan-perempuan Provinsi Jambi menjadi komponen penting dalam mewujudkan Provinsi Jambi yang maju dan berdaya saing. (Mustar Hutapea/Humas Pemrov Jambi).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top