Jumat, 06 Desember 2019 |
Ekonomi

Rembug Kampung & Penanaman 10.000 Bibit Kopi Liberika Tungkal Komposit

Jumat, 15 November 2019 17:52:46 wib
JAMBIDAILY EKONOMI - Salah satu upaya peningkatan perekonomian warga desa di mana dapat terwujud dengan terciptanya keterampilan-keterampilan warga dalam mengolah bahan baku yang ada didesa menjadi produk-produk unggulan desa. Contohnya pengolahan kopi Liberika var. Tungkal Komposit (LIBTUKOM) dalam bentuk Green Bean, Roasted Bean, dan Ground Coffee dengan memperhatikan sisi mutu produk dan kualitas bahan bakunya.

Kegiatan “REMBUG KAMPUNG & PENANAMAN 10.000 BIBIT KOPI LIBERIKA TUNGKAL KOMPOSIT” yang akan diselenggarakan pada 23 & 24 November 2019 bertempat di Area Perkebunan Panting Nol, Dusun Sungai Haji Desa Sungai Terap Kec. Betara Kab. Tanjung Jabung Barat bertujuan untuk konservasi dan budi-daya kopi Liberika Tungkal Komposit dengan melakukan penanaman pohon kopi yang ditargetkan hingga tahun 2023 dapat melakukan perluasan area hingga 35 ha di perkebunan Kelompok Tani Haji Bangun.

Secara khusus kami mengundang Bupati Kab. Tanjung Jabung Barat, untuk hadir sekaligus membuka kegiatan dan melakukan penanaman pertama pohon kopi liberika secara simbolis. Semoga kegiatan tersebut yang pada nantinya dapat mengusung cita-cita bersama petani, kelompok usaha, mitra dan pemerintah untuk menjadikan Desa Sungai Terap sebagai Desa Lumbung Kopi Liberika di tahun 2023 dan terjadinya sinergi hulu hilir kopi.

Dalam kegiatan pengembangan dan peningkatan produksi kopi Liberika, KUB (Kelompok Usaha) Haji Bangun telah mendapatkan bantuan dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Direktorat Jendral Perkebunan dan PetroChina International Jabung Ltd, serta dukungan khusus dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan dapat bedampak positif untuk kedepannya, baik lingkungan, sosial dan perekonomian masyarakat Desa Sungai Terap.

Upaya bersama juga dilakukan kelompok tani dalam menciptakan keselarasan dan harmonisasi kerja antara laki-laki dan perempuan dalam hal pertanian, KUB (Kelompok Usaha Bersama) Haji Bangun juga telah menyiapkan lahan demplot sayuran dan akan membuat kanal di area kebun kopi untuk budidaya ikan.

Pembuatan demplot pertanian terpadu yang di khususkan untuk ibu-ibu tani dipandang perlu dilakukan. Mengingat peran ibu-ibu dalam sektor pertanian perlu dimaksimalkan dan kegitannya tidak jauh dari aktifitas bercocok tanam sayur-sayuran. Kegiatan ini nantinya berdampak pada upaya bersama dalam menjaga sekaligus meminimalisir perawatan kebun kopi apa bila ada kegiatan pengembangan tanaman sayuran di area perkebunan kopi, pengendalian alang-alang dan hamapun akan terpantau.

Selain itu juga, menjawab kegelisahan warga mengenai banjir dan kebakaran lahan yang dapat terjadi kapan saja di lahan pengembangan budi daya kopi. Pembuatan kanal-kanal kecil diarea perkebunan yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk pembasahan lahan saat terjadi musim kemarau, juga pada saat musim penghujan dan terjadi banjir, kanal dapat difungsikan sebagai penampungan air juga budidaya ikan.

Desa Sungai Terap terletak di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi yang merupakan salah satu desa hasil pemekaran Desa Makmur Jaya pada akhir tahun 2011 berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 tahun 2011. Berdasarkan pemetaan partisipatif Desa Peduli Gambut 2019, desa ini berada pada titik 103028’0’’ - 103028’0’’ Bujur Timur dan 0056’0’’ – 103’0’’ Lintang Selatan. Sebelah Utara Desa Sungai Terap berbatasan dengan Desa Makmur Jaya, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Teluk Kulbi dan Desa Muntialo, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sungai Gebar, dan sebelah Barat berbatasan dengan Sungai Betara.

Kawasan Desa Sungai Terap termasuk ke dalam hamparan dataran rendah rawa lebak yang tidak terdapat bukit/gunung. Terdapat Sungai Betara yang mengalir di Bagian Barat Desa Sungai Terap yang terhubung dengan parit dan kanal di sekitar pemukiman serta kebun masyarakat. Aliran kanal dan parit ini biasanya digunakan sebagai sumber air masyarakat Desa Sungai Terap untuk mandi dan mencuci, selain itu juga sebagai irigasi pertanian dan perkebunan serta jalur transportasi untuk mengangkut hasil panen bagi masyarakat Desa Sungai Terap. Adapun pusat pemukiman terdapat di sepanjang jalan yang ada di desa yang tersebar di tiga dusun yaitu Dusun Bangun Rejo, Dusun Agung dan Dusun Sungai Haji.

Hampir seluruhnya lahan di Desa Sungai Terap adalah lahan gambut yang dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori tipis dan dalam. Gambut tipis tersebar di bagian Utara hingga sebagian kecil di sebelah Barat desa yang dimanfaatkan untuk kebun campuran dan kebun sawit. Sedangkan gambut kategori dalam tersebar dari arah Timur ke Barat sampai ke bagian Selatan Desa yang dimanfaatkan untuk kebun campuran dan separuhnya merupakan kebun akasia sebesar 32,40% dari luas desa.

Sampai saat ini, mayoritas pekerjaan masyarakat adalah petani. Adapun potensi unggul yang dibudidayakan oleh masyarakat Desa Sungai terap adalah sawit, pinang, kopi dan kelapa yang tersebar di lahan gambut dengan presentasi pemanfaatan sekitar 65,97% luas desa. Tanaman tersebut sangat berpengaruh terhadap penghasilan masyarakat karena menjadi penghasilan utama, ditambah lagi tersedianya akses pasar berupa perusahaan pengolah pinang muda dan tua yang ada di Desa Muntialo - tetangga desa Sungai Terap, serta hadirnya banyak tengkulak/toke di desa yang memudahkan hasil pertanian terjual di pasaran.

Kopi Liberika Tungkal Komposit (LIBTUKOM) sebagai varietas unggul nasional, dan telah ditetapkan sebagai varietas bina melalui Keputusan Mentri Pertanian RI Nomor: 4968/KPTS/SR.120/12/2013 tanggal 6 Desember 2013. Dan pada tahun 2016 telah diberikan Hak Indikasi Geografis Kopi Liberika Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan nama kopi Liberika Tungkal Jambi dengan nomor pendaftaran ID G000000032. Kopi Liberika varietas Tungkal komposit tersebut yang di tanam oleh masyarakat di perkebunan lahan gambut di Desa Sungai Terap Kec. Betara Tanjung Jabung Barat, Jambi - Indonesia.

KOMENTAR DISQUS :

Top