Selasa, 21 Januari 2020 |
Nasional

Ribuan Hektar Sawah Terendam Banjir, Bupati Merangin Gelar Operasi Pasar

Sabtu, 30 Januari 2016 19:02:39 wib
Bupati Merangin H Al Haris memantau operasi pasar

JAMBIDAILY NASIONAL-Ribuan hektar sawah di Kabupaten Merangin dihantam banjir bandang dan tergenang banjir, yang mengakibatkan para petani gagal panen.

Mengantisipasi lonjakan harga beras akibat sejumlah gagal panen akibat banjir, Bupati Merangin H Al Haris menggelar operasi pasar.

"Harga ini dibawah harga pasaran beras, yang saat ini telah mencapai Rp 12 perkilogramnya. Operasi ini sengaja digelar untuk mencegah terjadinya lonjakan harga beras karena sawah kita banyak yang rusak akibat bandir bandang,’’ujar H Al Haris, terkait upaya tersebut.

Operasi pasar yang digelar, Jumat (29/01), dilaksanakan di tiga titik, di wilayah Pasar Baru Bangko, Pasar Bawah Bangko dan Pasar Rantau Panjang itu, menawarkan beras dengan kualitas baik harga perkilogramnya  Rp 8.200,-.

Selain sawah rusak, langkanya beras lokal di pasaran juga diakibatkan maraknya hama padi akhir-akhir ini. Kondisi itu mengakibatkan sejumlah sawah mengalami gagal panen.

‘’Jadi begitu saya mendapat laporan banyak sawah yang padinya rusak akibat banjir, giliran Bulog dan Diskoperindag saya intruksikan melakukan operasi pasar di sejumlah titik. Kalau tidak ada operasi pasar, jelas harga beras dipasaran jadi melambung,’’terangnya.

Dia juga menghimbau, para petani di Merangin, tidak menjual beras Merangin keluar daerah. Jual beras hasil panen ke Bulog dan pedang-pedagang di pasar Merangin.

"Beras dari hasil panen sawah di Kabupaten Merangin sangat digemari oleh konsumen di sejumlah kabupaten lain. Disamping lebih pulen dan enak, beras Merangin tercium sangat harum.(jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top