Minggu, 29 Maret 2020 |
Politik

Rudiono: Empat Tahun Menanti, Terima Kasih Pak Bupati Syahirsah

Rabu, 11 Mei 2016 11:05:01 wib
Kades Terpilih Desa Sei Ruan Rudiono

JAMBIDAILY POLITIK-Terpilih saat Pemilihan Kepala Desa Sei Ruan Ilir Kecamatan Marosebo Ulu Kabupaten Batanghari pada November 2011 lalu, hingga kini memasuki tahun kelima Rudiono belum dilantik sebagai Kades desa tersebut.

Penantian dan perjuangan panjang dilakukan Kades terpilih selama rentang pasca Pilkades 2011 hingga 2016 untuk dilantik juga belum membuahkan hasil.

Rudiono menyebutkan, selama ini dirinya merasa dizholimi. Karena keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Provinsi Jambi dan (PTUN) Medan dimenangkan oleh dirinya. Tapi ternyata pihak Pemkab Batanghari yang terdahulu tidak ada tanggapan, justru saat ini mau dipilih ulang. Namun dirinya menolak untuk dilakukan Pilkades ulang.

"Mau pilih ulang saya tidak mau, karena sudah jelas PTUN Jambi sama PTUN Medan,saya yang menang kok,"ungkapnya kepada jambidaily.com, baru ini dikediamannya.

Dia merasa senang dengan pernyataan Bupati Batanghari H Syahirsah yang memberi perhatian terhadap persoalan dirinya yang hingga kini belum dilantik.

"Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Batanghari yang telah memperhatikan saya, semoga masa kepemimpinan Syahirsah - Sofia berjalan sesuai dengan harapan masyarakat Batanghari,"tuturnya.

Saat disinggung, apakah ada permintaan khusus kepada Bupati Batanghari, Rudiono mengatakan, tidak ada permintaan khusus, karena mendengar kabar dari media dirinya akan dilantik itu sudah lebih dari apapun buat dirinya dan juga masyarakat Sei Ruan Ilir.

"Gak ada permintaan lain.  Yang penting saya dilantik dan ucapkan terima kasih,"pungkasnya.

Sebelumanya, Bupati Batanghari H Syahirsah, dalam kegiatan evaluasi kinerja SKPD, meminta persoalan pelantikan Rudiono sebagai kades terpilih agar segera dilantik.

"Kalau surat dari Kemendagri turun agar segera proses pelantikan untuk Kades Rudiono,"tegas Syahirsah dihadapan para SKPD waktu belum lama ini.

Sedangkan terkait hasil evaluasi kinerja SKPD, Bupati Syahirsah merasa tidak puas atas kinerja yang ada dan memberi batas waktu perbaikan atas temuan BPK hingga 28 Juli 2016 mendatang.

"Saya kurang puas dengan beberapa kinerja SKPD selama ini.  Dan saya beri limit waktu hingga 28 Juli mendatang untuk memperbaikinya,"tegas Bupati.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top