Selasa, 23 Juli 2019 |
Ekonomi

Rumah Tak Layak Huni, Johan Warga Kota Jambi Terpaksa Diungsikan

Selasa, 12 Maret 2019 19:21:15 wib
Kondisi Rumah Johan/Foto: jambidaily.com/hendry noesae

JAMBIDAILY EKONOMI - Tak layak dihuni bahkan Rumah nyaris roboh, Pemiliknya bernama Johan seorang lelaki Lanjut Usia (Lansia) Warga Lorong Jengkol II (Tepatnya dibelakang Hotel J8) RT 16 Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur-Kota Jambi, terpaksa diungsikan ke tempat saudaranya untuk menghindari peristiwa yang tidak diinginkan.

Berbekal Informasi dari Aldi, seorang relawan yang telah mengunjungi Johan (Senin, 11/03/2019) malam, maka jambidaily.com (Selasa, 12/03/2019) menelusuri kondisi tempat tinggal Lelaki yang dikabarkan hidup sendiri di rumah 'reot'.

Dipandu Aldi, Menelusuri Gang Kecil beralas jalan setapak di Sebelah Hotel J8 sampailah di rumah yang dimaksud. Dikelilingi ruko dan rumah permanen, terdapat satu Rumah itulah milik Johan, Dinding papan beratap Seng terlihat memprihatinkan dan tidak layak huni lagi bahkan disisi lain Atap telah berjatuhan. 

Sayangnya sesampai disana tidak ditemukan Johan, hanya saja dari cerita seorang perempuan mengaku bernama Maya (36) bahwa Johan telah diungsikan di rumah keponakannya nomor dua.

"Saya adalah keponakannya nomor tiga, saat ini dia diungsikan ke rumah kakak perempuan saya. Kami sudah sangat khawatir dengan kondisi rumah ini takutnya roboh dan terjadi apa-apa, sementara tinggal disana nanti bersama Ibu saya yang merawatnya," Cerita Maya, perempuan Janda beranak dua.

Maya tidak menjelaskan dimana alamat rumah kakak perempuannya, hanya saja dia mengungkapkan kalau selama ini kebutuhan sehari-hari Johan, berasal dari Ibunya juga dari dia.

"Dia udah tua, saya tidak ingat berapa usia tepatnya. Selama ini kalau kebutuhan sehari-hari dan makan itu dari Ibu saya, hanya itu saudara kandungnya yang ada, termasuk saya juga. Dia punya Istri dan Anak, cuma ditinggalkan setelah bercerai. Anaknya tidak pernah melihat Pak Johan hingga saat ini," Terang Maya yang mengaku anak ke tiga dari Empat bersaudara.

"Kami berharap adanya bantuan pemerintah terkait rumah paman saya, kami disini dalam kondisi yang juga bukan orang berada. Paling tidak jika rumahnya layak ditempati, untuk kebutuhan sehari-hari kami masih bisa membantu paman," Pungkasnya berharap.

(Johan/Foto: Dokumentasi Aldi)

Jambidaily.com, coba mencari data dan keterangan lengkap terkait Johan melalui perangkat RT setempat, tetapi Ketua RT 16 bernama Aswan sedang tidak berada di rumah "Bapak sedang pergi berobat, saya tidak hapal nomor handphone nya," Kata Istri Aswan.

Saat ditanya terkait Johan, Istri Aswan membenarkan kondisi warganya. Menurutnya sudah coba diajukan untuk program bedah rumah bagi warga kurang mampu namun belum membuahkan hasil.

"Udah hampir dua tahun, iya lebih 1 tahun rasanya bapak berupaya untuk mengajukan program bedah rumah untuk Pak Johan. Sepertinya belum membuahkan hasil, saya tidak tahu juga perkembangannya," Ungkap perempuan paruhbaya tidak ingin menyebutkan namanya.

"Nama saya, tidak usahlah nanti kamu tulis yang macam-macam, tidak usah beritakan yang aneh-aneh," Pintanya menambahkan.

Terkait Hal tersebut, Kantor Kelurahan Talang Banjar di Jalan Mulawarman No 87 RT 19 Kecamatan Jambi Timur yang tidak berjarak jauh dengan kediaman Ketua RT 16 saat disambangi belum berhasil menjumpai Lurah.

"Lurah tidak ada di tempat dia sedang mengikuti kegiatan, kalau terkait Pak Johan itu ketua RT nya yang paham, dia yang punya data lengkap, proses pengajuan bedah rumah pun ya..dia yang lebih tahu. Lagian Pak Lurah baru saja tadi siang dilantik, rasanya dia belum mendapatkan informasi secara detail tentang hal tersebut," Tutur salah satu pegawai, menjawab jambidaily.com dengan ramah.


(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top