Minggu, 17 November 2019 |
Peristiwa

Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Bersama Warga Kerjakan Buka Akses Jalan

Senin, 14 Oktober 2019 10:23:32 wib

JAMBIDAILY BELU - Personel Pos Fohuk Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ bersama masyarakat mengerjakan pembukaan akses jalan setapak yang menjadi jalan poros untuk menghubungkan pemukiman warga dengan perkebunan di Desa Loonuna Kec. Lakmanen Selatan Kab. Belu NTT.

Hal ini sampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M di Mako Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Atambua NTT (13/10/2019).

Diungkapkan Dansatgas, pengerjaan pembukaan jalan ini dilaksanakan oleh Pos Fohuk bersama warga masyarakat guna memenuhi kebutuhan, atas keinginan masyarakat Kecamatan Lamaknen Selatan.

"Kegiatan tersebut dipimpin oleh Letda Inf Redha selaku Danpos Fohuk beserta 6 orang personel lainnya, sesuai dengan SOP dalam melaksanakan suatu kegiatan didaerah penugasan, 2 orang personel di stand by kan untuk melaksanakan pengamanan disekitar lokasi kegiatan, hal ini dalam rangka menghindari sesuatu yang tidak kita inginkan," ujar Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, jalan yang dibangun awalnya jarang dilalui warga karena sudah tertutup dan menjadi area hutan, oleh sebab itu kita adakan gotong royong bersama dengan masyarakat setempat," imbuhnya.
         
Seperti yang terjadi di Desa Loonuna, lanjut Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M, personel Pos Fohuk Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ adakan kegiatan pembukaan akses jalan, dan mereka berharap buah kerja keras ini dapat menjadi kado indah bagi warga masyatakat Desa Loonuna.
         
"Karena dari sisi anggaran, ini adalah pekerjaan yang minim biaya tetapi banyak manfaatnya, dan disisi lain dapat dikerjakan oleh masyarakat yang bekerjasama dengan personel Pos Fohuk, jadi prinsipnya padat karya," terangnya lebih lanjut.
        
Pemerintah Desa Loonuna sangat mengapresiasi dukungan personel Satgas Pamtas dan warga masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana dasar, yang bertujuan agar masyarakat tidak lagi kesulitan dalam akses jalan menuju perkebunan.

Antusias warga masyarakat terlihat saat pembuatan akses jalan tersebut, walaupun terdiri dari lahan bukit dan berbatu yang tidak bisa dilalui kendaran, sehingga diharapkan dengan terbukanya akses jalan penghubung desa dengan perkebunan ini bisa memudahkan mengangkut hasil panen maupun aktifitas pengembala sapi dan kuda dan dapat dilalui dengan kendaran roda dua.

Terpisah, Bpk. Agustinus Berek (51) yang merupakan Kepala Dusun Peubulak mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas Pamtas yang telah membantu kegiatan tersebut.

"Terima kasih kami ucapkan kepada bapak-bapak TNI dan kami melihat antusias masyarakat dalam proses pembuatan jalan ini, karena ini merupakan permintaan dari masyarakat untuk membuka jalan baru," ucapnya.

Bpk. Frans (31) yang merupakan warga Dusun Peubulak mengaku sangat senang dengan adanya akses jalan baru tersebut.

"Kami sangat senang dengan terbukanya jalan ini, karena selama ini tidak ada akses jalan yang menghubungkan desa ke perkebunan, sehingga kami terpaksa harus jalan kaki melewati hutan dan jalan berbatu untuk bisa ke kebun dan bercocok tanam," ungkapnya.

Senada dengan disampaikan Dansatgas, Prada Vito mengatakan semoga apa yang mereka lakukan bermanfaat untuk masyarakat.

"Keberadaan akses jalan baru ini sangat membantu masyarakat dalam mengangkut hasil perkebunan dan juga kayu bakar, yang merupakan salah satu mata pencarian masyarakat di Dusun Peubulak," tandasnya.

KOMENTAR DISQUS :

Top