Selasa, 24 September 2019 |
Jurnal Publik

Sekilas Pandang Desa Pangkal Duri Lokasi TMMD Ke 103 Kodim 0419/Tanjab

Senin, 05 November 2018 17:14:56 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Desa Pangkal Duri adalah sebuah desa kecil yang terletak di bagian barat kabupaten Tanjung Jabung Timur provinsi Jambi, adalah desa terakhir setelah mendahara, berbatasan langsung dengan desa sungai dualap Tanjab Barat, dan dipisahkan oleh sungai yang membentang diantara Kabupaten Tanjung Jabung Barat & Tanjung Jabung Timur.

Pangkal Duri berpenduduk sekitar 3000 kepala keluarga, serta wilayah yang cukup luas, membuat Pangkal Duri terbagi jadi 2 bagian, yaitu Pangkal Duri Hulu (atau yang biasa disebut pasar parit 6) dan Pangkal Duri Hilir (yang biasa disebut parit 2).

Dengan area daratan yang tersedia, membuat masyarakat Pangkal Duri mayoritas bermata pencarian sebagai tani (kelapa,pinang,kopi dll). Namun, ada sebagian masyarakat yang bermata pencarian dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar yang ada, seperti nelayan,pembuat tikar dari pandan, atap dan lain sebagainya.

Terletak di daerah perbatasan kabupaten, menyisakan cerita tersendiri bagi masyarakat desa Pangkal Duri. Selain jangkawan jauh menuju Kabupaten, juga sulit bagi masyarakat untuk bepergian ke daerah lain atau kota.

Sarana transportasi yang tersedia cuma melalui perairan. Dan ironisnya air yang pasang surut sering kali menjadi kendala bagi masyarakat sekitar untuk melakukan aktifitas kegiatan/bepergian.

Semoga saja kedepannya dengan adanya pembuatan oleh Satgas TMMD ke 103 Kodim 0419/Tanjab yang dipimpin oleh Letkol Inf Arry Yudistira, S.I.P, M.I.Pol jalan darat bisa dirasakan oleh warga setempat untuk bepergian ke Kecamatan dan Ibu Kota Kabupaten.

Dari berbagai macam suku, 99,9 % masyarakat Pangkal Duri memeluk agama islam. Selain tersedianya banyak sarana buat beribadah bagi umat muslim, di wilayah sekitar juga ada beberapa yayasan pendidikan berbasis islam.

Meskipun menjadi desa yang jauh dari jangkauan perkotaan, tapi tak menyurutkan warga sekitar untuk memberikan pendidikan tinggi bagi putra-putri mereka.

Untuk saat ini SLTP memang menjadi sekolah satu-satunya yang menjadi lanjutan terakhir di daerah ini. Namun tak sedikit putra-putri desa Pangkal Duri yang berhasil lulus menempuh pendidikan dari universitas ternama di indonesia, seperti UI, UGM, UNY,UAD, UNP dll.

Jika di lihat dari letak dan status sebagai desa, mungkin sebagian orang berfikir jika putra daerah sekitar tak cukup menarik atau bahkan di anggap cupu, katro’,gak gaul dll.

Namun untuk hal ini pemuda/pemudi Pangkal Duri mempunyai catatan tersendiri, dengan berkembangnya zaman. Penampilan bukanlah sesuatu yang baru bagi mereka, mulai dari pakaian, gadget, kendaraan serta kultur cara berbicara, bukanlah hal sulit bagi mereka untuk mengikuti lajunya putaran waktu yang terus berjalan. (Pendim0419)

KOMENTAR DISQUS :

Top