Minggu, 17 November 2019 |
Hukum

Sempat Di Grebek Polres Tanjabtim, Galian C Diduga Ilegal, Kembali Beroperasi

Jumat, 20 Juli 2018 11:15:13 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Aktivitas penambangan galian C di Dusun Abadi Jaya, Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu (Menhul), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kembali beroperasi. 

Sebelumnya galian C tersebut, sempat dihentikan oleh pihak Kepolisian dan dua orang operator alat berat diamankan ke Polres Tanjabtim Senin (16/7) lalu. Namun selang berapa hari kemudian, tepatnya Selasa (17/7) penambangan tersebut kembali melakukan aktivitas.

Belum diketahui pasti apakah aktivitas penambangan galian C itu mengantongi izin atau tidak. Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu saat dikonfirmasi mengenai hasil pemeriksaan Kepolisian terkait legalitasnya mengatakan, agar menanyakan langsung dengan Kasat Reskrim. 

"Coba langsung kasat reskrim saja dry," kata M. Marantika Sitepu singkat  melalui pesan WhatsApp kepada jambidaily.com kamis (19/7/2018).

Sementara, hingga berita ini ditayangkan, pesan yang dikirim jambidaily.com ke whatsApp Kasat Reskrim belum bisa nyambung tanda WA masih centang satu. 

Kades Sungai Toman, Sudir Hamzah  saat dikonfirmasi mengungkapkan 
tidak tahu jika aktivitas galian C yang di Desanya mempunyai izin. Sebab menurutnya, pihak pengelola dari galian C dari awal tidak ada pemberitahuan ke Pemerintah Desa.

"Saya sudah konfirmasi sama Pak Kadus saya Pak, kata Pak Kadus kalau Selasa lalu aktivitas galian C itu sudah kembali beroperasi, kalau ditanya itu ada izinnya atau tidak saya juga tidak tahu, tapi yang pasti pihak pengelola tidak pernah ada  pemberitahuan ke Desa,"kata Sudir (19/7).

Kasi Trantib Kecamatan Menhul, Muslimin juga pernah mencoba berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Tanjabtim terkait ada tidaknya izin dari galian C tersebut. Namun menurut keterangan dari pihak Lingkungan Hidup Tanjabtim, belum mendapat tembusan dari ESDM Provinsi Jambi.

"Saya juga kemarin sudah menanyakan sama pihak Dinas Lingkungan Hidup, aktivitas galian C di Desa Sungai Toman ada izinya atau tidak, tapi menurut Dinas Lingkungan Hidup tidak ada menerima tembusan kalau diwilayah sungai toman ada aktivitas galian C,"ucap Muslimin. 

Sementara Dinas ESDM Provinsi Jambi menjelaskan, proses pengurusan pengajuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) berdasarkan UU No 4 Tahun 2010 tahapanya tidak terlepas dari Desa. Sebab, terkait lingkungannya tentu Desa dan Kecamatan harus tahu jika diwilayahnya ada aktivitas pertambangan.

"Ya kalau dia mau mengajukan IUP harus izin lah dari Desa isitilah nya kulonuwon lah, terkait lingkungan Desa kan harus tahu juga disitu ada dilakukan kegiatan penambangan, kata Supri kepada jambidaily.com jumat (20/7).

Jika memang aktivitas penambangan itu ada mengantongi izin resmi dari Dinas ESDM Provinsi Jambi, tambahnya hal itu tidak terlepas keterlibatan dari pihak Pemerintah Desa.

"Tapi kalau dia tidak ada izin (ke desa) ya ilegal lah itu namanya. Itu  urusan yang berwajib lagi, kalau Dinas kan mengawasi masalah izin,"jelasnya. (*)

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

 


Berita Terkait:
Grebek Galian C di Menhul, Polres Tanjabtim Amankan Dua Orang Pelaku

KOMENTAR DISQUS :

Top