Senin, 27 Januari 2020 |
Nasional

Tak Hanya ke Kapolri, H Zumi Zola Lapori ke Kejagung RI "Lapori" PETI

Selasa, 29 November 2016 12:21:56 wib
Penambangan EMas (google.co.id)

JAMBIDAILY NASIONAL-Terkait upaya penegakkan hukum di Provinsi Jambi, Gubernur Jambi H Zumi Zola melapori masalah Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) ke Kejagung RI, HM Prasetyo.

Sebelumnya, dalam hal yang sama, juga telah menyampaikan persoalan tersebut ke Kapolri.

"Saya minta arahan Kajagung RI. Jambi minta penguatan penegakkan hukum masalah PETI.  Allhamdulillah tadi Pak Kajagung dihadapan saya, langsung memanggil Jamintel.  Nanti akan ada sinergi antara kejaksaan dan kepolisian, dan jika masih ada lagi PETI-PETI itu agar segera bisa ditindak,"tegas Gubernur, usai pertemuan di Kantor Kejagung RI, Senin 28 Nopember 2016.

Sebelumnya, Pemprov Jambi juga telah mendapat dukungan dari Kepolisian, baik dari Kapolri maupun Kapolda.

"Polda Jambi sudah memberikan tindakan.  Tinggal lagi nanti jika sudah masuk ke Pengadilan kita minta penguatan dari Kejaksaan. Kita berharap ini akan bisa menjadi efek jera, jangan sampai nanti ada lagi kasus PETI,"harapnya.

Dari pertemuan ini, intinya kita ingin seluruh aktifitas ekonomi masyarakat dapat dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.  Jangan lagi ada pelanggaran hukum, dan jangan ada lagi kerugian Negara akibat praktek-praktek illegal.

"Bapak Jaksa Agung, sudah sangat mengetahui kondisi Jambi, secara khusus soal PETI ini seperti apa.  Dan beliau sangat mendukung upaya penegakan hukum soal PETI ini khususnya, dan juga soal penegakan hukum lainya di Provinsi Jambi, termasuk juga soal penyelundupan,"tambah Gubernur.

Dia minta perhatian masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini terjadi aktifitas PETI seperti Bungo, tebo, Merangin dan Sarolangun, dimana saat ini sedang musim hujan dan banjir sudah ada yang menggenangi  pemukiman warga, dan mewanti-wanti ancaman bahaya longsong dan banjir bandang, karena kerusakan lingkungan akibat praktek PETI.

“Itu dia, soal yang kemarin 11 orang tertimbun itu beliau (Kajagung-red) juga tau, dan sekarang warga kita disana harus ekstra waspada karena Banjir Bandang dan longsor bisa terjadi setiap saat,” pungkasnya.(*)


Sumber : Humas Pemprov Jambi di Jakarta
Editor    : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top