Kamis, 21 November 2019 |
Ekonomi

Terancam Molor dan Mutu, Proyek Gedung Satpol PP Disorot

Selasa, 17 November 2015 12:41:41 wib
Kondisi Pembangunan Gedung Satpol PP

JAMBIDAILY MERANGIN-Pembangunan gedung kantor Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) yang berlokasi di IBRD Bangko  senilai  Rp,1,9 Milyar menjadi sorotan publik.

Pembangunan yang dilaksanakan CV. SPESIA CENTRADESINDO yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 itu terancam tidak selesai tepat waktu dan diduga menabrak bestek pekerjaan, sesuai kontrak nomor  02/Kont/KGT-TGK/SatpolPP/2015.

Dari data yang berhasil dihimpun dan pantauan dilapangan, proyek yang di kerjakan selama120 hari kelender tersebut terlihat,  tidak adanya buku tamu dan buku instruksi yang disediakan. Begitupun schedule kegiatan pembanguan dan konsultan pengawas pun tidak terlihat.

Sementara, progress pisik tersebut baru mencapai lebih kurang  40 persen, para pekerja terlihat masih memasang atap, sementara dinding masih menganga di mana-mana, dan turap penahan tebing yang berada di sisi bangunan terlihat retak dan tanpa menggunakan tulangan besi ,sehingga bisa di pastikan pekerjaan gedung  yang sudah memasuki masa injuritime tersebut tidak akan bertahan lama.

Anehnya, Alamsyah selaku Pejabat Pengguna Anggaran mengaku tidak tahu siapa konsultan pengawas dari proyek tersebut.

"Saya masih baru disini saya tidak tahu proses tendernya, pas dio kerjo sayo baru di angkat dan sayo tidak tahu persis siapa kontraktornyo dan siapa konsultan pengawasnyo,"jelas Alamsyah, kemarin (16/11) ketika dikofirmasi.

Disebutkanya, waktu saya diangkat jadi kasat disini PPTK menghadap sayo dan menyerahkan berkas katonyo ini pak tolong ditanda tangani dan tukar namo Pengguna Angarannya.

"Saya Cuma bertanya sudah jalan ya dibilang sudah pak ,ya langsung saya tanda tangani, sayo jugo dak paham masalah proyek, Ketika disinggung mengenai waktu pelaksanaan yang tinggal menghitung hari.  Inikan proyek yang dananya dari pusat jadi saya koordinasikan dulu dengan pusat kalau pekerjaannya tidak selesai apakah kontraknya diperpanjang atau kita hitung saja berapa volume pekerjaan yang ada,"jelasnya.

sejauh ini saya tetap optimis proyek tersebut bisa diselesaikan tepat waktu oleh rekanan pemenang tender  dan rekanan juga belum pernah mengajukan permintaan perpanjangan kontrak berarti dia sanggup menyelesaikan pekerjaan,”Pangkasnya.(jambidaily.com/NZR

KOMENTAR DISQUS :

Top