Minggu, 17 November 2019 |
Hukum

Timdu, Zulfahmi: Pemberantasan Illegal Drilling, Itu Ranah Kewenangan Polisi

Jumat, 22 Maret 2019 20:21:20 wib
Aktivitas di Desa Pompa Air/Foto: jambidaily.com/HendryNoesae

JAMBIDAILY HUKUM - Tim Terpadu (Timdu) penertiban Illegal Drilling atau pengeboran minyak Ilegal di kawasan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, yaitu Zulfahmi ST menuturkan bahwa berada di kewenangan pihak kepolisian.

"Dilakukan pemberantasan, nah kalau ranah itu kewenangan polisi," Jelas Zulfahmi ST (Jum'at, 22/03/2019).

Hal itu disampaikan Zulfahmi ST, selaku Timdu yang notabene juga Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan dan Tak Terbarukan, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi, menanggapi terkait masih masifnya Aktivitas pengeboran minyak ilegal di Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, yang saat ini telah menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar.

Sebelumnya kepada jambidialy.com (Kamis, 21/03/2019) Terkait dengan permasalahan itu, Timdu dalam penjelasan Zulfahmi akan segera melakukan rapat untuk menyusun rencana kerja.

“Timdu sekarang lagi buat SK (Surat Keputusan-Red) tim terpadu pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi. Dalam bulan ini ditandatangani Gubernur dan kami segera rapat untuk menyusun rencana kerja,” Ungkapnya.

Timbul pertanyaan apakah, aktivitas pengeboran minyak Ilegal sudah lama terjadi mengapa baru terbentuk Timdu,?

"Timdu sudah terbentuk dari tahun kemarin, tapi timdu yang tahun kemarin tim penutupan sumur yang tahun ini kami sempurnakan dan karena ada anggaran untuk pemberantasan di dinas ESDM. Untuk itu SK timdu disempurnakan oleh ESDM, tahun kemarin SK dibuat oleh Bagian Ekonomi," Jelasnya.

Namun sayangnya, hingga saat ini belum direspon komunikasi jambidialy.com oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia Daerah (Kapolda) Jambi; Drs. Muchlis A.S,MH, dan Kapolres Kabupaten Batanghari; AKBP Mohammad Santoso SH SiK.

 


(Hendry Noesae)

 

 

 

 

 

Berita Terkait:

KOMENTAR DISQUS :

Top